Internasional

Mahathir Tegaskan Serahkan Kursi Perdana Menteri ke Anwar Ibrahim

KUALA LUMPUR, SENAYANPOST.com – Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad memastikan kembali komitmen politik yang dibuatnya bersama mantan seterunya, Anwar Ibrahim.

Mahathir mengatakan dia sudah berjanji bakal mengundurkan diri setelah dua tahun menjabat sebagai PM Negeri “Jiran” dan bakal menyerahkan kursi kepada Anwar.

“Itu sudah jelas. Tidak ada pembicaraan tentang siapa yang harus menggantikan saya,” kata Mahathir dilansir The Star Rabu (8/5/2019).

Mahathir menggalang koalisi dengan Anwar untuk menghadapi Perdana Menteri Najib Razak yang disokong koalisi penguasa Barisan Nasional, yang berkuasa selama 60 tahun.

Sebagai bentuk perdamaian dan kesungguhan dalam membentuk koalisi, Mahathir dilaporkan bersedia mundur dengan Anwar bakal menjadi penerusnya.

Namun seperti dilansir The Independent, beberapa anggota koalisi Pakatan Harapan mulai terang-terangan meminta supaya Mahathir menyelesaikan masa jabatan.

Namun pernyataan yang disampaikannya seolah ingin menghentikan teori maupun rumor apakah Mahathir bersedia mundur maupun siapa yang bakal menggantikannya.

PM berusia 93 tahun itu melanjutkan setelah Anwar menjadi orang nomor satu Malaysia, Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) itu tidak wajib mengikuti kebijakan yang sudah dilaksanakannya.

Dia mengatakan tugasnya saat ini adalah mempersiapkan negara sebaik mungkin sehingga Anwar yang menggantikannya bisa langsung bekerja tanpa hambatan.

“Dia (Anwar) bebas. Tidak harus mengikuti apa yang sudah saya kerjakan. Dia bebas melakukan apa yang terbaik sebagai seorang perdana menteri,” kata Mahathir.

Mahathir menegaskan segala rumor terkait tentang suksesi dirinya dalam konferensi pers memperingati satu tahun dia memenangkan Pemilu ke-14 pada 9 Mei 2018.

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close