Internasional

Mahathir: Raja Berkeinginan Ampuni Anwar Ibrahim

KUALA LUMPUR, SENAYANPOST.com – Perdana Menteri Malaysia yang baru saja dilantik, Mahathir Mohamad menyebut, Yang Dipertuan Agong setuju mengampuni Anwar Ibrahim dari penjara. Dengan demikian, ikon opisisi itu dapat segera kembali terjuan ke dunia politik.

“Raja menunjukkan kesediaannya untuk mengampuni Datuk Sri Anwar secepatnya,” ujar Mahathir dalam jumpa pers di Kuala Lumpur, Jumat (11/5/2018).

Mahathir pun memastikan bahwa dia akan segera memulai proses permintaan pengampunan resmi untuk membebaskan Anwar yang dipenjara rezim Najib Razak atas kasus sodomi, tuduhan yang disebut bermotif politik.

“Pengampunan ini bersifat penuh sehingga yang tentunya berarti dia tidak hanya akan diampuni, tapi juga dibebaskan langsung setelah mendapatkan pengampunan,” ucap Mahathir.

Kabar tersebut datang hanya berselang sehari setelah Mahathir dilantik sebagai perdana menteri Malaysia pada Kamis (10/5).

Dalam perjanjian dengan koalisi penyokongnya, Pakatan Harapan, Mahathir menjadi perdana menteri interim dan akan memberikan takhtanya kepada Anwar setelah bebas dari penjara.

Pendiri koalisi Pakatan Harapan itu dijadwalkan bebas pada Juni mendatang. Namun, berdasarkan konstitusi Malaysia, seorang narapidana tidak dapat berpartisipasi dalam politik hingga jangka waktu lima tahun setelah bebas, kecuali mendapatkan pengampunan dari raja.

Jika sudah mendapat pengampunan dari raja, pejuang reformasi Malaysia itu kemudian harus mengikuti pemilihan umum sela guna mendapatkan satu kursi di parlemen, syarat untuk menjadi seorang perdana menteri.

Anwar Ibrahim merupakan mantan wakil Mahathir ketika masih menjabat sebagai perdana menteri.

Mahathir memecat Anwar pada 1998 akibat perbedaan pandangan politik, dan dia dipenjara atas kasus sodomi dan penyalahgunaan kekuasaan pada 2008.

Namun, kasus tersebut dikecam oleh kalangan luas karena dianggap bermotif politik.

Anwar dipenjara sebelum mantan perdana menteri Najib Razak berkuasa. Pada Juni mendatang, dia dijadwalkan bebas dari penjara.

Rekonsiliasi Mahathir dengan Anwar menjadi aspek paling mengesankan dalam pemilu Malaysia yang menggemparkan. The Star melaporkan, ketika ditanya kemungkinan Anwar menjadi menteri kabinet, Mahathir menjawab Anwar bakal menjabat sebagai anggota Parlemen terlebih dulu.

“Itu mungkin membutuhkan waktu yang lama,” ujarnya.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close