Mahasiswa UGM Bikin Aplikasi untuk Kenali Vaksin Asli

19:00
84
Mahasiswa UGM menjelaskan aplikasi bikinan mereka, QR Code vaksin untuk membaca vaksin asli. (Foto: Atan Sulaiman/senayanpost.com)

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Sekelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, menciptakan aplikasi yang dapat mengenali keaslian vaksin.

Lima mahasiswa itu Novrizal Dwi Rozaq, Anggito Kutsar, Musthafa Abdur Rosyied, Aditya Laksana Suwandi dan Almantera Tiantana membuat aplikasi yang mereka namakan Aplisin.

Novrizal Dwi kepada wartawan Jumat (11/8/2017) menjelaskan, cara kerja aplikasi tersebut sebenarnya cukup sederhana yakni membaca QR Code dalam kemasan vaksin.

Nantinya database yang ada di aplikasi bakal membaca apakah vaksin tersebut asli atau tidak.

Ia mengakui untuk memanfaatkan lebih lanjut, masih harus melalukan kerjasama dengan pemangku kepentingan yang lainnya termasuk perusahaan vaksin maupun Kementerian Kesehatan agar menyertakan QR Code di tiap-tiap kemasan.

QR Code itu, ujarnya, kemudian dimasukkan ke dalam database yang Aplisin, sehingga ketika QR Code itu dipindai melalui ponsel pintar akan memunculkan keterangan.

“Keterangan itu adalah vaksin terverifikasi, sudah digunakan atau tak teregistrasi alias palsu,” katanya,

Lebih lanjut Novrizal mengemukakan, Aplisin ini dapat dijadikan pintu masuk perlindungan konsumen yang memerlukan vaksinasi. Menurut dia, jikia QR Code yang ada pada kemasan itu tidak terdeteksi, maka pasien atau pelaksana vaksinasi maupun dokter dapat melaporkan ke BPOM.

“Lengkap dengan lokasi di mana ditemukannya yang kemudian dapat dilacak alur distribusinya,” katanya.

Ketika pasien dapat melakukan pemindaian dan tahu vaksin yang akan digunakan itu tidak terverifikasi, maka dia dapat menolak agar tidak dilakukan vaksinasi dengan menggunakan vaksin dalam kemasan tersebut. “Cukup mudah dan murah,” katanya. (MU)

Comments

comments