Selebriti

Madonna: Instagram Hanya Jadikan Manusia sebagai “Budak”

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Penyanyi kawakan Madonna mengkritik penggunaan media sosial, Instagram salah satunya. Menurut wanita 60 tahun itu, Instagram hanya memperbudak pemakainya agar mendapat pengakuan dari orang lain.

Madonna yang memiliki hampir 14 juta pengikut di Instagram menyadari jika platform media sosial itu semakin menimbulkan “bahaya”, khususnya untuk kaum muda.

“Kamu terjebak dalam membandingkan dirimu dengan orang lain. Haruskah saya seperti itu, bertingkah seperti itu, kelihatan seperti itu?” kata dia.

Pada bagian itulah Instagram telah membuat manusia menjadi budak. Ya, demi memenangkan pengakuan dari orang lain.
“Saya menolak untuk bertekuk lutut pada ketentuan dan apa yang masyarakat harapkan dari saya sebagai seorang wanita,” tambah dia.

Wanita asal AS itu pun menganggap Instagram dibuat untuk membuat manusia merasa buruk.

Peggunaan media sosial kemungkinan akan diatur dalam undang-undang yang lebih ketat di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang keamanan di kalangan anak-anak.

Banyak perusahaan didesak untuk memprioritaskan perlindungan pengguna media sosial alih lih sekadar mempertimbangan keuntungan komersil.

Ratu pop itu juga mengatakan, budaya media sosial telah mengendalikan kehidupan manusia. Ia merasa beruntung telah tumbuh di era sebelum media sosial merebak.

“Saya cukup beruntung memiliki kehidupan sebagai seniman sebelum telepon, Instagram dan media sosial.”

Tanpa media sosial, ia justru merasa memiliki waktu untuk berkembang sebagai seorang seniman dan manusia. Dia tak perlu merasakan tekanan penilaian orang lain atau membandingkan diri dengan orang lain. Menurut dia, kini lebih sulit bagi para seniman untuk tetap berpegang pada diri dan menjadi diri sendiri.

“Dunia membutuhkan suara yang unik. Kami membutuhkan inspirasi. Saya ingin seniman kami yang lain memiliki pemikiran yang unik,” ucap dia.

Madonna bahkan menasehati putrinya yang kini telah berusia 22 tahun, Lourdes, agar tak terlalu sibuk membadingkan diri dengan orang lain, atau bahkan dengan ibunya sekalipun.

“Saya merasa tidak enak bagi orang-orang muda yang belum memiliki kesempatan untuk mengembangkan karakter mereka dan menjadi orang yang mereka inginkan,” ungkap dia, sepeprti dikutip kompas.com. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close