Nasional

MA Kubur Mimpi Parlemen yang Bersih

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Pengamat politik Islam dari Universitas Syarif Hidayatullah (UIN Syahid) Jakarta, Adi Prayitno menilai benar dan sah putusan MA tersebut, karena sudah sesuai prosedur dan kaidah hukum yang berlaku. Tapi, putusan itu mengubur mimpi parlemen yang bersih.

“Itulah realitas hukum yang mesti diterima dengan lapang dada sebagai keniscayaan demokrasi,” kata dia, di Jakarta, Sabtu (15/9/2018).

Hanya saja secara substansi, sepertinya masyarakat perlu mengubur mimpi melahirkan parlemen yang bersih, karena caleg eks koruptor boleh maju di pemilu 2019. Dia menilai putusan MA ini semacam berita buruk bagi kemajuan demokrasi. Sehingga seakan-akan bangsa ini kekurangan calon pemimpin masa depan.

Padahal lanjut Adi, kunci parlemen yang bersih itu ada di partai. Sebab, negara ini rezim partai. Dan, sekalipun MA membolehkan eks koruptor menjadi caleg, namun partai seharusnya bisa menggunakan ‘tangan besi’ untuk mengganti calegnya yang bermasalah itu.

Apalagi sebelum pendaftaran caleg, semua partai sudah nenandatangani fakta integritas untuk tak mengajukan caleg eks koruptor.

Dengan demikian putusan MA ini menunjukkan betapa kacaunya rekrutmen elit negara ini.

“Memang secara prosedural MA tak salah, tapi secara substansial dengan meloloskan caleg bermasalah korupsi itu mimpi buruk. Mestinya untuk membenahi negara ini putusan hukum itu harus melampaui hal-hal yang prosedural itu,” pungkasnya. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close