Hukum

MA Izinkan Hakim di PN Wamena Sidang Sendirian

WAMENA, SENAYANPOST.com – Jika sidang perkara terdiri atas tiga orang, namun itu tak terjadi di Pengadilan Negeri (PN) Wamena. Lantaran kekurangan hakim, Mahkamah Agung (MA) membolehkan PN Wamena menggelar sidang dengan hakim tunggal.

Juru bicara Pengadilan Negeri Kelas II-C Wamena, Imelda Indah, mengatakan MA mengeluarkan dispensasi penanganan perkara dengan hakim tunggal di PN Wamena. Alasannya, PN tersebut kekurangan hakim sejak 26 November 2018.

Padahal, mengacu pada Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), penanganan satu perkara pidana minimal dipimpin tiga orang hakim. Imelda menyebut, untuk Pengadilan Negeri Kelas II-C Wamena, jumlah hakim yang harus dimiliki minimal enam orang.

“Mengetahui keberadaan hakim yang tinggal tiga, kami memberitahukannya, dan Ketua Mahkamah Agung mengeluarkan surat tentang dispensasi atau izin sidang dengan hakim tunggal,” kata Indah yang dikutip dari Antara, Senin (26/11/2018).

Imelda mengatakan, jika tidak diberi dispensasi, penanganan 100 lebih perkara di PN Wamena tidak akan berjalan lancar.

“Untuk efektivitas perjalanan perkara, perlu diberikan dispensasi hakim tunggal. Jadi satu perkara satu hakim, tidak lagi tiga, agar perkara bisa jalan, penahanan bisa lancar,” katanya.

Kekurangan hakim di PN Wamena itu juga menyebabkan belum digelarnya sidang perkara makar yang melibatkan warga negara asing Polandia.

“Oleh karena itu, sekarang kita menunggu kedatangan hakim baru. Tetapi itu memang belum ada resminya. Makanya kita pending dahulu pelimpahan kasus WNA itu ke pengadilan,” katanya.

PN Wamena belum bisa memastikan kapan digelar sidang atas kasus tersebut. Namun diupayakan, sebelum berakhirnya masa penahanan WNA, sudah bisa digelar sidang. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close