Hukum

MA: Buronan Tak Bisa Ajukan Praperadilan

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan larangan pengajuan praperadilan bagi tersangka yang melarikan diri atau sedang dalam status daftar pencarian orang (DPO).

Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2018 tertanggal 23 Maret 2018. Larangan itu untuk menyikapi kecenderungan tersangka dalam status DPO mengajukan praperadilan.

Namun demikian, situasi itu belum diatur perundang-undangan. Sehingga perlu adanya kepastian hukum melalui larangan ini.

“Dalam hal tersangka melarikan diri atau dalam status daftar pencarian orang (DPO), maka tidak dapat diajukan permohonan praperadilan,” demikian bunyi surat edaran MA yang diterima senayanpost.com, Minggu (1/4/2018).

Surat tersebut juka menegaskan, jika permohonan praperadilan tetap diajukan oleh penasihat hukum dari tersangka yang melarikan diri, maka hakim tidak menerimanya.

“Maka hakim menjatuhkan putusan yang menyatakan permohonan praperadilan tidak dapat diterima. Terhadap putusan tersebut tidak dapat diajukan upaya hukum,” jelas surat tersebut.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close