MA Beri Diskon bagi 22 Koruptor, KPK Meradang

MA Beri Diskon bagi 22 Koruptor, KPK Meradang

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Terkait banyaknya terpidana kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang mendapatkan diskon pengurangan masa tahanan dengan cara mengajukan Peninjauan Kembali (PK) kepada Mahkamah Agung (MA), Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menyatakan siap menemui pimpinan MA.

"KPK menghormati independensi (putusan hakim PK MA), tetapi kami pimpinan KPK akan menghadap kepada Mahkamah Agung untuk membicarakan ini," kata Ghufron, di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Selasa (6/10/2020). 

Ghufron menambahkan, pengajuan PK tersebut “seolah-olah” seperti strategi, atau siasat baru bagi para koruptor agar mereka mendapatkan pengurangan, atau pemotongan masa hukuman penjara dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), atau hukuman primer.

“Kami (KPK) tidak menilai itu (PK MA) sebagai tren, namun faktanya 22 (terpidana korupsi) kemudian dipotong semua (hukumannya) diturunkan semua. Oleh karena itu, kami kemudian mencermati bahwa ini seakan-akan menjadi strategi baru bagi para koruptor itu," kata Ghufron.

Dia melihat, akhir-akhir ini para koruptor justru kebanyakan lebih suka memilih mengajukan PK.

"Apabila dibandingkan dengan upaya hukum lain. Misalnya, banding dan kasasi. Koruptor kemudian menerima dan kemudian tidak berproses upaya hukum biasa," kata dia.

“Mereka malah menunggu sampai adanya putusan yang berkekuatan hukum tetap atau inkracht itu dilalui dulu. Namun, beberapa bulan kemudian mereka para koruptor mengajukan PK ke MA,” lanjut dia.

Dia mencatat, hingga saat ini, sebanyak 12 dari 22 terpidana korupsi mendapat pengurangan hukuman di tingkat PK.

"Perkaranya sudah diputus di tingkat pertama atau Pengadilan Negeri (PN),” ucap dia.

Apalagi, kata dia, saat ini juga terdapat sekisar 50 terpidana kasus korupsi semuanya pada mengajukan PK (Peninjuan Kembali).

"Artinya, PK ini dianggap pintu (jalan kelua) yang kemudian digunakan (koruptor) untuk menurunkan sanksi pidana," kata Ghufron. (Jo)