Nasional

Luhut: Presiden Jokowi Tak Perlu Diganti

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Presiden Joko Widodo tak perlu diganti. Jokowi menunjukkan kinerja yang baik selama tiga tahun periode pertama kepresidenannya sejak 2014 silam.

“Ngapain diganti-ganti, wong dia bagus kok,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, menanggapi munculnya gerakan #2019GantiPresiden, yang digagas Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, di Jakarta, Sabtu (7/4/2018).

Ia menambahkan, kalau kau mau ganti urusan kau, tapi saya lihat mayoritas penduduk itu masih menginginkan pak Jokowi pada Pilpres 2019.

Pensiunan jenderal bintang empat itu menyebut tingkat pencapaian Jokowi yang baik itu pun sudah dipaparkan di hadapan kader Golkar saat memberikan materi.

“Karena yang seperti saya beri penjelasan pada kader Golkar, tingkat pencapaian Joko Widodo sangat baik. Kita harus akui itu,” kata dia.

Di satu sisi, Luhut mengakui bila masih ada sejumlah kekurangan yang dilakukan pemerintahan Jokowi dan harus diperbaiki. Namun, kata Luhut perbaikan menuju Indonesia yang lebih baik hari ini bukan masalah mudah dan membutuhkan waktu.

“Memang harus banyak diperbaiki, dan itu bukan masalah mudah. Dan, tidak akan selesai (dalam waktu dekat). Tapi, arahnya (pemerintahan Jokowi) itu baik,” ujarnya.

Sebelumnya, gerakan #2019GantiPresiden pertama kali diramaikan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

Melalui akun Twitter-nya Mardani menegaskan gerakan #2019GantiPresiden merupakan gerakan yang sah, legal, dan konstitusional.

Menurut Mardani gerakan ini merupakan pendidikan politik bagi rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi untuk memilih yang terbaik.

Setelah ‘Gerakan 2019 Ganti Presiden’ viral di media sosial, kini muncul dan beredar luas kaus bertuliskan ‘#2019GantiPresiden’. Kaus ini juga banyak dijual di situs-situs daring.

Penjual kaus itu sampai dilakukan di tengah acara Rapat Kerja Nasional Bidang Hukum dan Advokasi DPP Gerindra, pada Kamis (5/4/2018) lalu. Kaus bertuliskan #2019GantiPresiden dijual dengan harga Rp75 ribu. Kaus dengan warna, hitam, merah, dan putih itu pun menjadi sasaran kader Gerindra untuk dibeli. (JS)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close