Luhut Minta Daerah Siapkan Pusat Karantina OTG

Luhut Minta Daerah Siapkan Pusat Karantina OTG
Luhut

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta pemerintah daerah (pemda) menjelaskan secara detail rencana pembangunan pusat karantina untuk isolasi pasien covid-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG) dan gejala ringan. Hal ini dibutuhkan untuk menekan potensi penularan virus korona.

"Ini penting untuk menghindari isolasi mandiri di rumah yang dapat menularkan penyakit kepada keluarga yang lain," kata Luhut saat memimpin rapat koordinasi virtual, Rabu.

Sesuai perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengendalikan penularan covid-19, Luhut Pandjaitan memimpin rapat koordinasi dengan empat gubernur dari Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Bali, dan Sumatra Utara. Jajaran polda dan kodam terkait juga mengikuti rapat itu.

Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional itu memantau upaya-upaya pencapaian target dan rencana operasi untuk menangani covid-19 di empat provinsi ini. Wilayah ini termasuk penyumbang terbanyak kasus positif virus korona.

"Saya ingin penerapan disiplin protokol kesehatan untuk perubahan perilaku dipertegas pelaksanaannya, lalu harus ada penurunan penambahan kasus harian, peningkatan angka kesembuhan, penurunan angka kematian, dan penurunan angka kematian per total populasi," kata Luhut.

Luhut meminta rencana operasi lapangan dari polda dan kodam untuk pengerahan anggota dalam penegakan disiplin protokol kesehatan di titik-titik keramaian. Ia juga ingin mengetahui jumlah kasus di masing-masing kabupaten dan kota.

"Saya minta detail mengenai masing-masing kluster penyebaran yang diklasifikasikan menjadi beberapa subkluster besar yaitu perkantoran, keluarga, pasar, maupun titik-titik keramaian yang lain," perintah Luhut.

Presiden memerintahkan Luhut mengawal ketat penanganan covid-19 di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Bali, Sumatera Utara, dan Papua. Provinsi ini menyumbang 75 persen dari total kasus atau 68 persen dari total kasus aktif di Indonesia.

DKI Jakarta, salah satunya, per Rabu ini ini menyumbangkan 56.953 pasien dari total 225.030 kasus secara nasional.

Sekitar 77 persen kamar rawat inap dan unit perawatan intensif (ICU) di DKI telah terisi pasien covid-19. Klaster terbanyak di Ibu Kota berasal dari klaster keluarga.