Hukum

Lucinta Luna Positif Amphetamine

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Polisi telah menetapkan selebgram Lucinta Luna sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Lucinta Luna ditangkap di salah satu apartemen di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (11/2) dini hari.

Dalam penangkapan itu, polisi juga menyita 7 butir pil riklona dan 5 butir pil tramadol di tas milik Lucinta. Selain itu, polisi juga menemukan 2 butir pil ekstasi di tempat sampah apartemen Lucinta Luna.

Hasil tes urine awal Lucinta Luna positif mengandung benzodiazepine. Namun untuk pemeriksaan lebih lanjut, pihak kepolisian membawa Lucinta untuk menjalani pemeriksaan darah ke Lab BNN Lido di Bogor, Jawa Barat.

Dari pemeriksaan tersebut, didapatkan bahwa Lucinta positif amphetamine. Hal ini disampaikan oleh Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Audie Latuheru.

“Hasilnya positif amphetamine,” ucap Audie di Jakarta, Senin (17/2/2020).

Namun ia enggan menjelaskan lebih jauh. Menurutnya, dari hasil tersebut, pihaknya masih melakukan pengembangan.

“Emang udah positif, tapi masih dalam pengembangan,” sebutnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Yusri Yunus, membenarkan soal hasil tes yang dilakukan Lucinta Luna itu.

“Kalau memang sudah ada (keterangan kapolres), ya sudah ada lah, hasilnya positif (amphetamine),” kata Yusri, Senin (17/2).

Meski demikian, Yusri memang masih belum bicara banyak soal ini. Rencananya, pihak kepolisian bakal merilis hasil pemeriksaan Lucinta tersebut, pada Selasa (18/2).

“Besok kita rilis,” kata dia .

Sebelumnya, ketika ditemui di Polres Jakarta Barat, belum lama ini, Lucinta memang masih enggan mengomentari perihal barang bukti tersebut. Dia nampak enggan mengomentari kepemilikan ekstasi yang ditemukan dalam bentuk pecahan itu.

“Saya enggak mau komentari,” ucap Lucinta Luna.

Menurut Lucinta, saat penangkapan dirinya memang baru pulang dari luar kota. Sehingga dia tak mau mengomentari penemuan barang bukti itu.

“Karena saya dari Bali ngantuk baru pulang saya enggak bisa komentari itu dari siapa,” tuturnya.

Selain ekstasi, polisi juga menemukan Riklona dan Tramadol di tas milik Lucinta. Ia mengakui dirinya mengonsumsi obat yang masuk dalam golongan psikotropika itu.

“Saya hanya konsumsi obat penenang itu dalam jangka waktu lima bulan setelah dicek urine terbukti saya emang mengonsumsi obat penenang tapi saya enggak tahu nanti setelah penyelidikan seperti apa,” katanya.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close