Hot Isu

Luas Kebakaran Karhutla di Jatim Capai 3.400 Hektare

SURABAYA, SENAYANPOST.com – Luas areal kebakaran hutan di Jatim mencapai ribuan hektare. Data Dinas Kehutanan Provinsi Jatim total luas lahan hutan yang terbakar di musim kemarau 2019 mencapai 3.400 hektare. BPBD Jatim menyatakan, ini kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terparah.

Kepala BPBD Jatim Suban Wahyudiono mengatakan, luasan hutan dan lahan yang terbakar sampai Oktober 2019 ini meningkat dari tahun lalu meski tidak sampai dua kali lipat.

“Saya kira ini memang kebakaran terparah. Karena seminggu terakhir ini ada fenomena angin kencang yang bergerak secara horisontal dengan kecepatan rata-rata 45 km/jam,” ujarnya, Selasa (22/10/2019).

BPBD Jatim berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) soal fenomena angin. BMKG menjelaskan sifat angin itu merusak seperti puting beliung.

“Seperti yang kemarin terjadi di batu. Angin itu membawa tanah, kalau warga terkena sulit bernapas, lalu rumah-rumah berdebu sampai ketebalan setengah sentimeter. Kecepatannya sampai 20-25 knot,” ujarnya.

Akibat fenomena angin itu, kebakaran hutan di sejumlah wilayah di Jatim, termasuk di beberapa gugusan gunung, sulit dipadamkan. Angin kencang menyebabkan api cepat menyebar.

“Angin itu membawa api ke mana-mana. Di Gunung Ijen, itu anginnya kencang. Arjuno juga gitu. Hari ini water bombing mematikan empat (titik api di Arjuno) tapi tumbuh lagi api, api lagi. Begitu,” kata Suban.

Kekuatan angin itu juga mengakibatkan pemadaman kebakaran hutan dengan helikopter water bombing terkendala. Helikopter MI-8 BNPB untuk pemadaman di Gunung Arjuno sempat menganggur beberapa hari karena angin kencang.

“Sudah dua hari kemarin nganggur. Karena apa? Karena cuaca. Angin kencang itu. Baru hari ini tadi beroperasi lagi,” kata Suban. (WS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close