Internasional

Lontarkan Cuitan Rasis, Finalis Miss World Pro Donald Trump Didiskualifikasi

WASHINGTON  DC,SENAYANPOST.com  – Seorang finalis Miss World 2019, Kathy Zhu yang merupakan Miss Michigan, didiskualifikasi oleh panitia penyelenggara kontes “Ratu Kecantikan” tersebut karena pernah mengunggah cuitan bernada rasis di akun Twitter pribadinya.

Seperti dikutip liputan6, Zhu adalah pendukung garis keras Donald Trump. Perempuan berusia 20 tahun ini telah dicopot dari gelarnya sebagai Miss Michigan karena melontarkan kicauan yang menyeret isu-isu sensitif, seperti pemakaian jilbab dan kekerasan senjata api terhadap orang kulit hitam di Amerika Serikat.

Miss World America mengatakan, akun media sosial Zhu mengandung konten yang tidak pantas, yang dikhawatirkan akan membuat organisasi tersebut menjadi tercoreng nama baiknya. Demikian seperti dikutip dari The Sydney Morning Herald pada Minggu (21/7/2019).

Zhu, yang lahir di China dan bermigrasi ke AS ketika usia 5 tahun, telah memicu kontroversi pada tahun lalu dengan menuliskan komentar pedas di Twitter tentang acara “Try a Hijab” yang diadakan oleh mahasiswa Muslim di University of Central Florida.

Dalam twit tersebut, yang sekarang sudah dihapus oleh Zhu, dia menulis: “Ada stan ‘Try a Hijab’ di kampus saya. Jadi, Anda mencoba mengatakan kepada saya bahwa itu (jilbab) sekarang hanya aksesori fesyen dan bukan hal yang religius? Atau Anda hanya menjajal untuk membuat wanita terbiasa ditindas di bawah Islam?”

Dia juga berkomentar tentang kematian orang kulit hitam akibat insiden penembakan yang marak terjadi di Amerika Serikat, dengan mengatakan: “Apakah Anda tahu sebagian besar kematian orang kulit hitam disebabkan oleh orang kulit hitam lainnya? Perbaiki masalah di komunitas Anda terlebih dahulu sebelum menyalahkan orang lain.”

Mahasiswi di University of Michigan itu tidak menyesal telah mengutarakan pendapat seperti itu di media sosial.

Meskipun telah dikeluarkan dari final Miss World yang nanti bakal diselenggarakan di Las Vegas, ia merespons di Twitter : “Saya senang cerita ini akhirnya terungkap, karena sebenarnya Miss World lebih dari sekedar kontes kecantikan, tetapi juga tentang pandangan prasangka terhadap orang-orang dengan pendapat berbeda.”

 

 

 

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close