Lintas Daerah

Longsor di Ciomas: Empat Orang Tewas, Satu Diantaranya Balita

BOGOR, SENAYANPOST.com – Satu keluarga di RT 02/05 Kampung Ciapus Permeha, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, tertimbun longsor, Jumat (15/2) malam. Peristiwa terjadi sekiranya pukul 23.00 WIB.

Akibat peristiwa tersebut, empat orang meninggal dunia karena tertimbun material lngsor. Satu diantaranya anak berusia tiga tahun.

Menurut keterangan saksi, Abah MZ, 55, peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras menguyur wilayah Desa Sukamakmur. Sehingga, pada saat kejadian, tidak sedikitpun terdengar suara lain.

“Ketahuannya setelah ada yang teriak minta tolong,” terangnya seperti dikutip dari Radar Bogor, Sabtu (16/2/2019).

Mendengar permintaan tolong, Abah MZ bersama warga lainnya yang ikut mendengar langsung bergegas menuju sumber suara untuk memberikan pertolongan. Sesampainya di lokasi, kondisi rumah milik Nurhayanti, 60, telah rata dengan tanah.

“Saat itu masih hujan deras. Warga langsung mengevakuasi, ada delapan orang di dalam rumah dan yang ditemukan pertama itu bayi,” jelasnya

Ia mengatakan, dari jumlah keseluruhan, empat orang meninggal dunia. Dan empat lainnya selamat dan langsung dibawa ke rumah sakit.

“Di lokasi cuma ada satu orang yang berdiri. Tujuh orang lainnya tertimbun. Mereka semua berada di dalam kamar. Ada tiga kamarnya,” katanya.

Dirinya menerangkan, kemungkinan akibat hujan deras berkepanjangan membuat tanah di area sekitar lokasi menjadi gembur. Sehingga, pondasi Tembok Pembatas Tebing (TPT) yang berada di ketinggan ambruk dan menimpa rumah. “Hujan abis maghrib. Sampai kejadian masih hujan deras. Kira-kira hujan selesai jam 00.00 WIB,” terangnya.

Sementara itu, Camat Ciomas Entis Sutisna menerangkan, seluruh korban telah berhasil di evakuasi sekiranya pukul 00.23 WIB. Empat korban jiwa yang selamat juga telah dilarikan ke rumah sakit. “Korban ini semuanya satu keluarga yang berada didalam satu rumah,” jelasnya.

Sutisna menjelaskan, adapun korban atas nama Nurhayanti, 60; Imelda Yanti, 13; M Wildan, 3; dan Dea Aprilia, 8. Semua korban meninggal dunia akibat tertimpa material longsor.

Sementara, untuk korban selamat diantaranya, Asep Saefullah, 35; Santi Fitri Dewi, 27; Hariyanti, 33; dan Septi sembilan bulan. “Kondisi rumahnya rata dengan tanah. Keempat korban selamat sudah dibawa ke RS Ummi,” tegasnya.

Berdasarkan pantauan Radar Bogor, meski dalam kondisi diguyur hujan deras, Muspika bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor beserta warga setempat melakukan proses evakuasi. Adapun kondisi Tempat Kejadian Perkara (TKP), satu unit rumah berikut isinya rata dengan tanah akibat tertimbun longsor. (MU)

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close