Lomba Bromo Tengger Semeru Telan Korban, Satu Peserta Meninggal

09:00
243

MALANG, SENAYANPOST.com – Seorang pelari Andi Nursaiful (48), warga Perum Cenning Ampe Blok K-10 Desa Sukamaju RT 4 RW 27 Kecamatan Cilodong, Kota Depok, dinyatakan meninggal dunia saat mengikuti Lomba Bromo Tengger Semeru (BTS) Ultra 100 kelas 70 kilometer, Sabtu (4/11/2017).

Awalnya, korban bersama 371 peserta lainnya start sekitar pukul 01.00 WIB dini hari dari Hotel Lava View, Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kabupaten Probolinggo.

Korban kemudian berlari mengikuti track yang telah ditentukan oleh panitia.

Korban kemudian terjatuh saat tiba di kilometer 18, tepatnya di jalan arah menuju Ranu Pani setelah berlari selama empat jam sekitar pukul 5.00 WIB.

Seketika itu pula, korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis yang telah disiapkan.

“Informasinya, dia merasa sesak nafas, dia geletak, setelah itu meninggal,” kata Panitia Operasi BTS Ultra 100, Florenciano Hendricus Mutter saat ditemui di Kamar Mayat Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang.

Hendricus mengatakan, panitia penyelenggara BTS Ultra 100 siap bertanggung jawab atas kejadian itu.

“Kami siap tanggung jawab. Kami mau bertanggung jawab dengan batasan kemampuan kita,” ucapnya. (JS)

Comments

comments