HukumNasional

Lisa Marlina Akhirnya Dipolisikan, Niluh Djelantik Tak Mau Harga Diri Daerah Dilecehkan

DENPASAR, SENAYANPOST.com – Rencana Niluh Djelantik untuk melaporkan Lisa Marlina, pemilik akun Twitter @Lisaboedi, ke polisi terkait cuitannya yang melecehkan warga Bali, ternyata bukan hanya omong kosong. Desainer sepatu asal Bali, Niluh Djelantik telah melaporkan pemilik akun Twitter @Lisaboedi ke Polda Bali.

“Hari yang panjang namun demi menjaga martabat dan harga diri tanah kelahiran, kami harus menyuarakan apa yang harus kami suarakan. Peluk erat dan ketjup sayang untuk kalian kesayanganku,” kata Mbok Niluh, panggilan akrab Niluh Djelantik.

Dirkrimsus Polda Bali, Kombes Yuliar Kus Nugroho mengakui sudah menerima laporan Niluh Djelantik. Selanjutnya, Polda Bali akan memanggil lagi Niluh untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Segera kita tindak lanjuti. Dalam laporannya itu kan tentang menyangkut kebudayaan Bali. Kita akan segera memanggil saksi dan yang bersangkutan. Sesegera mungkin kita tindak lanjuti,” kata dia.

Menurut Niluh, laporan tersebut karena ucapan Lisa di Twitter sudah menyinggung masyarakat Bali. “Berdasarkan tulisan beliau, di Bali itu tidak ada pelecehan seksual karena kalau dilecehkan iya senang-senang saja. Mau menyalurkan hasratpun gampang karena pelacuran availabe (tersedia) di setiap jengkal. Modal sedikit sudah dapat,” kata dia.

Meski pemilik akun Lisa Marlina telah melayangkan permintaan maaf kepada Ni Luh Djelantik lewat pesan singkat, namun Ni Luh Djelantik tetap melanjutkan langkah hukum.

Ni Luh Djelantik menilai permintaan maaf tersebut hanya ditujukan kepada dirinya sebagai individu, bukan untuk masyarakat Bali. Namun demi martabat dan nama baik pulau Bali, Ni Luh Djelantik bersikukuh akan tetap melanjutkan langkah  hukum.

“Saya tidak menyalahkan siapapun. Karena ini menyangkut martabat sebuah daerah yang dilecehkan. Indonesia itu cinta damai. Tapi, jika harga diri daerah kami diinjak, kami harus mengatakan bahwa ini tidak boleh dibiarkan,” tegasnya.

Dilanjutkannya, bahwa kicauan Lisa Marlina di Twiter melukai hati masyatakat Bali. Apalagi Bali merupakan daerah wisata. Jika kicauan dari Lisa Marlisa itu dianggap sebagai sesuatu yang biasa saja, maka akan berpengaruh buruk terhadap Bali. Lisa Marlina, kata dia, harus diberikan peringatan. Salah satunya dengan menempuh jalur hukum.

“Ini bukan hanya buat kami tetapi untuk seluruh masyarakat indonesia. Berpikirlah dulu sebelum menulis sesuatu. Bagaimana keinginan beliau (Lisa Marlina) kami akan serahkan kepada pihak berwajib,” tandasnya.

Seperti diberitakan, cuitan akun twitter Lisa Marlina @lisaboedi pada tanggal 20 Juli 2019, jam 8:49 AM,  membuat warga Bali geram. Masalahnya, akun twitter Lisa Marlina dinilai melecehkan atau merendahkan martabat warga Bali.

Begini isi cuitan akun twitter Lisa Marlina @lisaboedi:
“Di Bali itu ga ada pelecehan sexual Karena kl dilecehkan ya seneng2 aja, mau menyalurkam hasrat pun gampang karena pelacur dan pelacuran nya available setiap jengkal, modal sedikit dapat. Jadi ga akan akan ada yg dilaporin lah”.

Cuitan akun twitter Lisa Marlina @lisaboedi tersebut akhirnya jadi viral dan dapat kecaman dari ribuan netizen. Belakangan, pemilik akun twitter Lisa Marlina @lisaboedi menghubungi Niluh Djelantik.

Dalam akun facebook Niluh membeberkan upaya Lisa Marlina menyampaikan permintaan maaf kepada dirinya dalam percakapan whatsapp. Meski begitu, Niluh Djelantik tetap akan berupaya meneruskan proses hukum di kepolisian.

KOMENTAR
Show More
Close