Sepak Bola

Lionel Messi Akui Sepak Bola Tak Akan Pernah Sama Setelah Pandemi

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kapten Barcelona, Lionel Messi, memprediksi sepak bola tidak akan sama lagi setelah pandemi virus corona berakhir. Lionel Messi menilai krisis kesehatan yang disebabkan virus corona pasti akan memengaruhi banyak sektor tak terkecuali sepak bola.

Selama menjalani isolasi mandiri di Spanyol, Messi mengaku sempat frustrasi melihat berita korban yang terus berjatuhan akibat virus corona. Hal itulah yang membuat Messi pesimistis sepak bola bisa kembali normal dalam waktu dekat.

“Kita masih belum mengetahui bagaimana keadaan dunia setelah ini. Banyak orang sudah mengalami kesulitan seperti kehilangan keluarga dan teman dekat,” kata Messi dalam wawancara dengan El Pais.

“Saya pikir banyak hal negatif yang ditimbulkan krisis ini. Namun, tidak ada yang lebih buruk daripada kehilangan orang yang paling Anda cintai,” tutur Messi.

“Hal itu membuat saya frustrasi. Bagi saya, situasi sekarang tidak adil untuk semua orang,” kata Messi. “Sama seperti kehidupan pada umumnya, saya pikir sepak bola tidak akan pernah sama setelah pandemi,” tutur Messi menambahkan.

Apa yang dikatakan Messi terkait perubahan sepak bola karena pandemi sudah terjadi di Bundesliga, kasta teratas Liga Jerman. Bundesliga menjadi kompetisi pertama dari lima liga top Eropa yang melanjutkan kompetisi terlebih dahulu pada 16 Mei 2020.

Berbagai peraturan baru diterapkan Bundesliga untuk mengurangi risiko penularan virus corona di dalam stadion.

Beberapa aturan yang menarik adalah bola harus disemprot cairan disinfektan sebelum dan saat jeda pertandingan, pemain dilarang berpelukan saat melakukan selebrasi gol, jarak orang di bangku cadangan pemain minimal satu sampai dua meter, hingga pembatasan jumlah orang di dalam stadion.

Aturan yang diterapkan Bundesliga kemungkinan juga akan diterapkan liga lain termasuk Liga Spanyol. Liga Spanyol rencananya akan kembali bergulir pada 17 Juni 2020.

Sebagai persiapan, Barcelona sudah mulai menggelar latihan kelompok sejak 18 Mei 2020 sesuai anjuran Pemerintah Spanyol.

Saat Liga Spanyol ditunda pertengahan Maret 2020, Barcelona masih memimpin klasemen dengan koleksi 58 poin. Barcelona untuk sementara unggul dua angka dari Real Madrid di urutan kedua dengan 11 pertandingan tersisa.

Selain Liga Spanyol, Barcelona juga berpeluang menjadi juara di Liga Champions. Barcelona masih tertahan di 16 besar karena laga leg kedua melawan Napoli di Stadion Camp Nou harus ditunda.

Pada leg pertama, Barcelona berhasil menahan imbang Napoli 1-1 di Stadion San Paolo. Meski demikian, UEFA hingga saat ini masih belum menentukan kelanjutan Liga Champions apakah akan dilanjutkan atau dihentikan.

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close