Internasional

Lezatnya Daging Sapi Setelah Dilantunkan Ayat-ayat Alquran

KUALA LUMPUR, SENAYANPOST.com —  Alquran tetap tidak tertandingi. Jaman semakin modern, peranan Alquran semakin diperlukan. Bahkan tak hanya untuk manusia, namun untuk kebutuhan lain pun konon dibutuhkan. Semisal untuk menenangkan sapi potoing agar supaya dagingnya lebih berkualitas. Ini terjadi di negara jiran malaysia.

Kabarnya, resital ayat-ayat Alquran akan dilantunkan untuk sapi-sapi di negara bagian Kelantan, Malaysia. Tujuannya, agar hewan ternak itu tenang dan menghasilkan daging berkualitas.

Kebijakan itu sedang dibahas para pejabat eksekutif di Kelantan. Anggota dewan eksekutif Kelantan, Che Abdullah Mat Nawi, mengusulkan gagasan itu untuk diterapkan para peternak sapi di wilayah pedesaan.

Partai Islam Pan-Malaysia (PAS), partai berpengaruh di Kelantan, sebelumnya telah memicu kontroversi karena mempromosikan hukum syariat Islam yang keras yang dikenal sebagai hudud. Hukum keras ini termasuk eksekusi rajam bagi orang yang berzina.

“Kami percaya bahwa (bacaan Alquran memberikan) ketenangan pikiran kepada orang-orang, jadi itu mungkin memberi ketenangan pikiran kepada hewan dan menghasilkan daging yang lebih baik,” kata Che Abdullah, yang mengawasi portofolio pertanian di pemerintah Kelantan.

“Kami percaya kualitas daging sapi akan menjadi lebih baik jika hewan itu tenang atau dalam situasi yang santai,” lanjut dia, seperti dikutip Channel News Asia, semalam (5/4/2018).

Pejabat itu menambahkan tidak ada jadwal pasti kapan usulan itu diterapkan. Namun, dia berharap para petani lokal akan mengimplementasikannya.

Pada tahun 2015 parlemen di wilayah itu mengeluarkan undang-undang yang mengamanatkan penerapan hudud. Namun, hingga kini belum diimplementasikan karena konstitusi federal Malaysia melarangnya.

Malaysia dengan populasi 32 juta jiwa, lebih dari 60 persen penduduknya adalah Muslim yang moderat. Namun, menurut laporan Channel News Asia, sikap toleransi telah terkikis dalam beberapa tahun terakhir seiring dengan munculnya kelompok konservatif. (WW)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close