Hukum

Lewat Instastory Mahasiswa Kumpulkan Pemohon Uji Materi UU KPK

JAKARTA, SENAYANPOST.com — Para pemohon uji materi Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hasil revisi yang dilakukan DPR RI pertengahan September lalu membantah keberadaan pihak yang mengorganisasi permohonan mereka ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Kuasa Pemohon yang juga Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Zico Leonard Djagardo Simanjuntak, memastikan 18 orang pemohon yang mengajukan uji materil atas Undang-undang ini ke MK tak mengenal satu sama lain.

Kata dia, permohonan yang dilakukan serentak ini semuanya bermula atas inisiatif dirinya mengunggah sebuah pengumuman di Instagram Story atau Instastory terkait pengajuan uji materi ke MK.

“Awalnya saya menulis di Instagram Strory saya ‘Siapapun yang hendak menggugat proses pemilihan Ketua KPK bisa hubungi saya’,” kata Zico seperti dikutip dari siaran pers, Jumat (4/10/2019)

“Berawal dari tulisan tersebut, banyak mahasiswa dari berbagai universitas yang menghubungi saya termasuk politisi. Hal ini membuktikan bahwa tidak ada upaya untuk mengajukan permohonan uji materi UU KPK secara terorganisir,” ia menambahkan.

Hal ini dikatakannya terkait pemberitaan di media yang menyatakan bahwa para pemohon uji materi itu terorganisir.

Menurut Zico, permohonan uji materi ini murni berasal dari hati nurani masing-masing. Bahkan hingga sidang perdana digemar pada Senin (30/9) lalu, seluruh pemohon tidak mengenal satu sama lain.

“Para pemohon tidak saling mengenal satu sama lain hingga sidang perdana dilaksanakan. Hal ini membuktikan, para pemohon tidak diorganisir oleh siapapun, melainkan berdasarkan keinginan perseorangan dan hati nurani masing-masing,” kata dia. (JS)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close