Lebanon Sita 20 Ton Amonium Nitrat, Bahan Kimia Picu Ledakan Dahsyat pada 2020

Lebanon Sita 20 Ton Amonium Nitrat, Bahan Kimia Picu Ledakan Dahsyat pada 2020
Ledakan di Pelabuhan Beirut , Lebanon tahun 2020. (Foto/splash247)

BEIRUT, SENAYANPOST.com - Pemerintah Lebanon menyita sebanyak 20 ton amonium nitrat yang diangkut sebuah truk di timur Lembah Bekaa. 

Bahan kimia tersebut sangat mudah terbakar dan menjadi penyebab ledakan di Pelabuhan Beirut tahun lalu.

"Penyelidikan telah dimulai dan pasukan keamanan sedang mengejar mereka yang terlibat," kata Menteri Dalam Negeri, Bassam Mawlawi dilansir iNews, Sabtu (19/9/2021). 

Sayang, Mawlawi tak memberikan rincian lebih lanjut tentang identitas mereka yang diburu. 

Pada 4 Agustus 2020, sebanyak 2.750 ton amonium nitrat di Pelabuhan Beirut menyebabkan ledakan. 

Akibatnya, lebih dari 217 orang tewas dan melukai lebih dari 7.000 lainnya. Ledakan juga menyebabkan kerugian harta benda miliaran dolar. 

Mawlawi mengatakan, pemerintah telah mengeluarkan instruksi untuk melakukan penyelidikan komprehensif. Dia khawatir ada amonium nitrat dalam jumlah lain yang beredar.  

Dia menyatakan, amonium nitrat yang disita akan dipindahkan ke tempat yang lebih aman. 

Kabinet Hassan Diab mundur hanya enam hari pasca-ledakan di Pelabuhan Beirut. 

Pemerintah Mikati pun muncul sebagai pengganti dan berjanji menggelar penyelidikan menyeluruh atas ledakan tersebut.