LBH Depok Dampingi Tersangka Penculikan Bocah 3 Tahun di Ulujami

LBH Depok Dampingi Tersangka Penculikan Bocah 3 Tahun di Ulujami

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Lembaga Bantuan Hukum Depok (LBH Depok) mendampingi P (17) dan N (48), 2 Tersangka penculikan bocah berinisial PR (3) di Ulujami. Kedua Tersangka yang telah ditetapkan Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan ini merupakan Ibu dan Anak yang diduga kuat telah melakukan tindak pidana penculikan tersebut.

Polisi menjerat Tersangka dengan Pasal 328 Jo 332 KUHP Jo 76F Jo 83 Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang diubah dengan Undang Undang Nomor 35 Tahun 2018. Adapun kedua Tersangka diancam dengan hukuman maksimal 15 Tahun.

Melalui sambungan telepon, Hendrawarman selaku Direktur LBH Depok membenarkan hal tersebut.

“Ya benar, Kami dampingi ananda P dan ibunya berisial N, warga Ulujami yang telah ditetapkan sebagai Tersangka pada Rabu, 29 Juli 2020 oleh Penyidik Unit PPA Polres Jakarta Selatan”, terang Hendrawarman, Selasa (4/8/2020).

“Pendampingan ini merupakan bentuk bantuan hukum yang dilakukan LBH Depok bagi Perempuan dan Anak yang sedang berhadapan dengan hukum. Khusus, ananda P merupakan Anak yang berkonflik dengan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat 3 UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak”, papar Hendrawarman.

Lebih lanjut, Hendrawarman menerangkan ihwal penunjukan dirinya dan tim sebagai kuasa hukum Tersangka karena adanya permintaan dari pihak keluarga. Tersangka sendiri merupakan warga tidak mampu yang termasuk dalam kategori masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan hukum.

Sebelumnya, P dan N ditangkap Polisi di rumahnya di kawasan Tiga Raksa, Munjul, Tangerang, Banten pada Selasa (28/7) sekitar pukul 14.00 WIB.

Penculikan PR terjadi di Gang Palem RT 014/004 Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (27/07/2020) sekitar pukul 11.00 WIB siang. Berdasarkan rekaman video CCTV yang beredar di social media, PR dibawa P dengan cara digandeng. Peristiwa penculikan tersebut semula dilaporkan ke Ketua RT/RW kemudian ke Polsek Pesanggrahan hingga Polres Metro Jakarta Selatan.  (WS)