BUMNTransportasi

Layanan Pelabuhan Eksekutif Makin Diminati Lantaran Cepat dan Nyaman

Merak,SENAYANPOST.com – Usaha BUMN untuk mengembangkan pelayanan transportasi laut berkelas premium mulai berbuah manis. Pasalnya, masyarakat merespons positif dua pelabuhan pertama kelas eksekutif yang hadir di Merak, Banten, dan Bakauheuni, Lampung.

Hal tersebut nampak dari unggahan warga di dunia maya. Komentar positif hingga pujian mereka layangkan dalam bentuk artikel hingga video blogging di Youtube channel. Salah satunya datang dari travelling blogger Gama.

“Saya sudah terbiasa melakukan perjalanan Merak-Bakauheuni. Tapi kenapa kali ini memilih pelabuhan eksekutif, karena kalau yang reguler 2-3 jam saja belum ada kepastian keluar atau masuk kapal. Itu tergantung lama proses bongkar muat dan kondisi cuaca,” tuturnya seperti dilansir jokowidodo.app.

Sedikitnya ada lebih dari 20 review para blogger yang mengulas pelabuhan yang baru saja resmi beroperasi empat bulan lalu itu.

PT ASDP Indonesia Ferry yang mengoperasikan pelabuhan baru itu punya sejumlah jurus mujarab untuk menyulap pelayanan kapal ferry menjadi sekelas pelayanan transportasi udara.

Yang dilakukan BUMN ini adalah membuat gedung supermegah bak mall, lalu mencari kapal berukuran cukup besar untuk penyeberangan. Setelah itu melakukan penataan terstruktur dari mulai jadwal, e-ticketting hingga penataan detail di pelabuhan dan kapal.

ASDP menggunakan 4 kapal feri besar dalam operasional sehari-hari. Dua di antaranya berasal dari Inggris dan Korea, KMP Portlink dan KMP Portlink III. Lalu juga ada dua kapal lagi buatan Indonesia, yakni KMP Sebuku dan KMP Batumandi.

“Saya pernah nyoba pas masih baru beroperasi KMP Portlink. Kesan pertama mewah, nyaman dan elegan. AC-nya juga dingin,” ungkap Londo.

“Di pelabuhan ada gerai Miniso, Starbucks sama d’Crepes. Bener-bener kaya mall tapi di pelabuhan,” imbuh Gama.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Pelabuhan Merak, Solikin, menuturkan untuk tarif kapal eksekutif, penumpang dewasa dikenakan Rp 50 ribu dan anak Rp 34 ribu. Bagi kendaraan roda dua bertenaga 500 cc ke bawah (golongan II), dikenakan tarif Rp 88 ribu, dan 500 cc ke atas (golongan III) Rp 147 ribu.

Sedangkan mobil pribadi dikenakan Rp 579 ribu dan mobil barang atau pick up Rp 385 ribu. Kedua jenis mobil termasuk golongan IV. Untuk bus sedang dan kendaraan barang (golongan V), dikenakan tarif masing-masing senilai Rp 1,019 juta dan Rp 687 ribu. Semua tarif tersebut dihitung per kendaraan.

“Fasilitas kita jamin semuanya siap digunakan dan dilayani oleh tenaga-tenaga yang profesional di bidangnya, baik kebersihan toilet, loket, dan juga sisi keamanan yang berlapis,” katanya seperti dilansir Republika, Senin (15/Juli/2019).

Untuk urusan jam keberangkatan, patokannya mudah. Pelabuhan eksekutif Merak dan Bakauheuni melayani penumpang mulai pukul 06.00 WIB. Lalu jeda keberangkatan setiap 2 jam selanjutnya. Pelabuhan ini beroperasi penuh selama 24 jam.

“Yang paling jadi pembeda, kita dapat kepastian tempat duduk dan tempat parkir, jadi tidak rebutan seperti di pelabuhan biasa,” ujar Gama.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close