Laporkan Akun Jonru Ginting, Pelapor: Sentimen SARA dan Adu Dombanya Akut

14:20
231
JAKARTA, SENAYANPOST.com - Muannas Al Aidid, orang yang melaporkan Jonru Ginting ke kepolisian, menyebut akun media sosial (medsos) Jonru sudah masuk dalam
Akun Fanspage Facebook Jonru Ginting

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Muannas Al Aidid, orang yang melaporkan Jonru Ginting ke kepolisian, menyebut akun media sosial (medsos) Jonru sudah masuk dalam kategori akut dalam menyebarkan ujaran kebencian. Jonru disebut sudah mengunggah status bernada kebencian melalui Facebook sejak 2014.

“Ini sentimen SARA dan adu dombanya sudah akut. Jadi, kita itu hanya memberikan dokumen-dokumen mana yang diduga masuk dalam rumusan itu,” kata Muannas usai diperiksa penyidik Ditreskrimsus Polda Metro, Senin (4/9/2017) malam.

Usai diperiksa, Muannas menyodorkan sekitar 20 ujaran kebencian yang dilakukan Jonru melalui media sosialnya. Menurut Muannas, jika dibiarkan, akun Jonru akan memecah belah masyarakat Indonesia yang beragam.

Dalam temuannya, Muannas menuding Jonru sudah menghapus sebagian status Facebook yang telah dibuatnya beberapa waktu lalu. Terkait hal itu, Muannas berharap polisi bisa bekerja sama dengan pihak provider untuk mengungkap beberapa status yang bisa dijadikan alat bukti tersebut.

Muannas berharap laporannya bisa segera diproses oleh penyidik dan Jonru segera diperiksa sebagai terlapor.

“Dalam waktu dekat supaya segera dilakukan pemeriksaan ahli pidana dan ahli bahasa,” kata Muannas.

Muannas melaporkan Jonru ke Polda Metro Jaya pada Kamis 31 Agustus 2017. Dalam laporan bernomor LP/4153/VIII/2017/PMJ/Dit Reskrimsus itu, Jonru disebut menebar ujaran kebencian di media sosial pada periode Maret hingga Agustus 2017.

Laporan merujuk pada Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Di akun resminya, Jonru mengaku tak gentar atas laporan itu.

“Dipersilakan Pak Polisi. Dengan senang hati,” ujar Jonru di akun fanspage Facebook-nya.

Dia menjamin semua posting-nya masih utuh dan tak ada yang disembunyikan.

“Tak ada yang dihapus. Tak ada yang perlu saya takutkan. Saya berani karena saya berada di pihak yang benar,” kata dia.

Comments

comments