TNI

Lanud Adisutjipto Gelar Tradisi Terbang Solo

YOGYAKARTA, SENAYANPOST.com – Komandan Lanud Adisutjipto Yogyakarta, Marsma Novyan Samyoga memimpin upacara tradisi Terbang Solo Pertama dan Terakhir bagi siswa Sekolah Penerbang (Sekbang) Angkatan 95 di Shelter Grob Lanud Adisumarmo, Solo, Jumat (23/3/2018).

Upacara Tradisi Terbang Solo ini menandai berakhirnya latihan terbang latih dasar dengan pesawat latih jenis TP 120 Grob, yang selanjutnya akan melaksanakan  latihan terbang dengan pesawat KT Wong Bee.

“Saya menyampaikan ucapan selamat kepada para siswa atas keberhasilan melalui tahapan awal terbang,” katanya.

Lebih lanjut Danlanud mengatakan, kemampuan terbang tidak bisa ditawar-tawar, toleransi sekecil apapun terhadap kekurangmampuan dari setiap siswa, mengandung risiko  yang membahayakan, tidak saja bagi diri calon penerbang itu sendiri, namun juga bagi orang lain dan alutsista yang digunakannya.

Lebih lanjut Danlanud menambahkan, dengan kriteria tersebut, secara jelas tersurat bahwa Sekbang Lanud Adisutjipto, tidak akan mengambil risiko yang mungkin dapat terjadi akibat dari kekurangmampuan para siswa.

Siswa Sekbang A-95 yang berhasil melaksanakan terbang solo pertama adalah Letda (Adm) Dimas Hendro Priono, dan memperoleh predikat terbang solo terakhir adalah Letda (Tek) Fajar Abrianto.

Lebih lanjut Komandan Skadik 101, Letkol (Pnb) Humaidi Syarif Romas berharap agar para siswa jangan sampai lengah dan berpuas diri, karena proses pendidikan bina terbang selanjutnya masih sangat panjang dan lebih tinggi tingkat kesulitannya.

Terbang solo adalah siswa Sekolah Penerbang sudah mampu terbang sendiri tanpa didampingi oleh penerbang pelatih.

Sekbang Angkatan 95 ini diikuti oleh 43 siswa. (AF)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close