Hukum

KY Gali Keterangan Hakim yang Dipukul Pengacara TW

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Sunarso, hakim PN Jakarta Pusat menjadi korban kekerasan yang dilakukan kuasa hukum pengusaha kondang Tomy Winata (TW), Desrizal. Komisi Yudisial (KY) akan turun tangan dengan menemui korban untuk meminta keterangan.

“Belum kan kejadiannya juga baru tahu, hakimnya juga belum tahu (yang mana), cuma nanti tim akan turun, saya juga akan turun melihat faktualnya gimana,” ujar Ketua KY Jaja Ahmad Jayus dikutip dari detikcom, Jumat (19/7/2019).

Dia menjelaskan, klarifikasi itu dilakukan untuk mengetahui duduk perkara sebenarnya. Setelah itu, kata dia, baru KY bisa menentukan langkah selanjutnya.

“Ya tentunya kita menjaga kan, kalau nanti hakimnya ada pelanggaran juga kita akan tindak, kalau hakimnya on the track kita lindungi, kalau seandainya kenapa dia (pengacara) begitu, misalnya ada tindakan hakim di luar melanggar kode etik ya kita juga tegakkan,” katanya.

Jaja mengatakan pihaknya juga akan mencari solusi agar kasus penganiayaan kepada hakim tak kembali terjadi. Mengingat kejadian ini bukan yang pertama kalinya terjadi.

“Nanti kita dari aspek lain lah mungkin. Misalnya bagaimana perlu perlindungan terhadap hakim supaya menangani perkara itu bisa terhindar dari (kekerasan), kan kejadian demikian bukan hanya di PN Jakpus saja, di berbagai tempat juga ada, seperti di Makassar sampai di meja hakimnya itu dikasih tralis, itu kan berarti mencerminkan sebelum itu dipasang ada kejadian yang mengganggu konsentrasi hakim,” beber Jaja.

Pemukulan itu terjadi ketika majelis hakim Sunarso tengah bacakan putusan bagian pertimbangan yang sudah mengarah urainnya pada pertimbangan petitum digugat. Kemudian pengacara tersebut berdiri dan langsung menghampiri hakim.

Hakim Sunarso kini sudah melaporkan pengacara Desrizal usai insiden pemukulan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Sunarso menyebut tindakan Desrizal merupakan penghinaan terhadap lembaga peradilan (contempt of court).

KOMENTAR
Tags
Show More
Close