Hukum

Kurs Hari Ini, Supersemar Harus Bayar Rp 4,6 Triliun

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Yayasan Supersemar yang dibentuk dan dipimpin Presiden Soeharto terbukti menyelewengkan uang pendidikan dari kas bank pemerintah.

Berdasarkan putusan yang dikutip dari website MA, Senin (2/7/2018), Yayasan Supersemar telah menyelewengkan dana yang dihimpun dari masyarakat yang seharusnya untuk pendidikan.

“Menghukum Tergugat II (Yayasan Supersemar) untuk membayar kepada Penggugat (Republik Indonesia) sejumlah 75 persen x US $ 420.002.910,64 = US $ 315.002.183,00 dan 75 persen x Rp 185.918.048.904,75 = Rp 139.438.536.678,56,” putus ketua majelis Suwardi, dengan anggota Mahdi Soroinda Nasution dan Sultoni Mohdally.

Nah, berdasarkan kurs pada siang ini, dolar AS senilai Rp 14.390. Dengan perhitungan itu, Yayasan Supersemar harus mengembalikan uang US$ 315.002.183 x Rp 14.390 = Rp 4.532.881.400.000. Jumlah itu harus ditambah uang rupiah yang harus dikembalikan, yaitu Rp 139.438.536.678.

Alhasil, total uang yang wajib dikembalikan Yayasan Supersemar sebesar Rp 4.672.319.936.000.

Hingga hari ini, Yayasan Supersemar baru membayar Rp 241,8 miliar dari total Rp 4,4 triliun yang harus dibayar ke negara. Saat ini proses eksekusi sisa kewajiban Supersemar dalam tahan penilaian tim appraisal atau penaksir nilai aset. (JS)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close