MotoGP

Kurang Kompetitif, Ducati Sulit Kembangkan Sasis Desmosedici GP19

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Akhirnya Ducati menguak penyebab mereka kurang kompetitif pada gelaran balap MotoGP tahun ini. Ternyata tim balap Ducati Corse kesulitan mengembangkan sasis motor Desmosedici GP19.

Direktur Teknik Ducati Corse, Davide Barana menjelaskan pengembangan mesin lebih mudah dan realistis dilakukan ketimbang memperbaiki kerangka motor.

Sekadar informasi, sasis motor erat kaitannya dengan aspek aerodinamika yang berguna ketika menghadapi sirkuit berkarakter lambat dan banyak tikungan. Kecepatan motor Desmosedici GP19 di tikungan selama ini selalu dikeluhkan oleh Andrea Dovizioso.

Bukti sudah terpampang di mana Mission Winnow Ducati selalu kesulitan dan kalah telak di sirkuit-sirkuit yang butuh aerodinamika motor mumpuni. Davide Barana mengatakan, memperbaiki kemampuan motor di tikungan bukan seperti main sulap karena butuh waktu panjang.

“Memperbaiki performa ketika menikung adalah proses yang panjang. Butuh waktu lama karena Anda harus membuktikan perubahan akan efektif. Karena alasan ini lah, butuh waktu agak lama untuk mencapai level tertentu,” ujar Davide Barana, melansir dari Corse di Moto, Minggu (18/8/2019).

“Mungkin lebih mudah buat kami mengembangkan mesin daripada kerangka (sasis). Akan tetapi, usaha yang kami lakukan guna mengembangkan sasis sudah yang terbaik untuk saat ini,” imbuh pria berkebangsaan Italia tersebut.

Untuk sementara, Ducati bisa bernapas lega karena tiga sirkuit setelah libur musim panas menguntungkan karakter motor Desmosedici GP19. Setelah kemenangan di seri Austria lewat Andrea Dovizioso, Ducati berpotensi tersenyum lagi di MotoGP Inggris 2019 pekan depan.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close