Ekonomi

KUKM Harus Melek Teknologi

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Pelaku usaha koperasi dan UKM (KUKM) harus mau dan mampu menghadapi ketatnya persaingan di era digital. Kalau tidak, maka KUKM akan tertinggal dan tergilas ditelan kemajuan zaman.

“Untuk itu, KUKM harus melek teknologi,” kata Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM Bidang Ekonomi Makro Hasan Jauhari, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertema Menata Kinerja Koperasi dan UKM Dalam Meraih Peluang Usaha di Era Digital, di Jakarta, Selasa (8/5/2018).

Ia menambahkan, KUKM harus berani melakukan perubahan sikap dalam berbisnis, dan harus membangkitkan partisipasi semua pihak agar mulai memahami dan menjalankan sistem digitalisasi.

Hasan menambahkan, era digitalisasi merupakan tantangan besar yang tidak ringan bagi pelaku KUKM di Indonesia, terutama yang ada di wilayah pedesaaan.

“Bagi mereka yang ada di pedesaan, ini merupakan budaya baru. Ini menjadi tantangan besar bagi kita semua agar seluruh KUKM di Indonesia sudah mau dan mulai melek teknologi dengan menerapkan sistem digital,” ujar Hasan.

Hasan mengakui, masih banyak koperasi yang belum mengarah ke sistem digitalisasi. Contoh kongkrit, masih banyak koperasi yang melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) secara konvensional.

“RAT dengan cara itu sangat rumit dan butuh biaya sangat besar. Sayangnya, koperasi yang sudah melakukan RAT secara online masih bisa dihitung dengan jari,” kata Hasan. (JS)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close