Olimpiade Tokyo 2020

Kuda Atlet Israel Takut Lihat Patung Sumo di Olimpiade Tokyo

Kuda Atlet Israel Takut Lihat Patung Sumo di Olimpiade Tokyo
Yahoo News UK

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Patung sumo yang terpasang di arena equestrian Olimpiade Tokyo 2020 membuat kuda atlet Israel Teddy Vlock yang bernama Amsterdam 27 ketakutan.

Patung sumo yang dalam posisi berjongkok dan meregangkan tangannya itu ditempatkan panitia penyelenggara di rintangan nomor 10 pada jalur lompat arena equastrian Olimpiade Tokyo.

Sebagian besar rintangan didekorasi dengan nuansa khas Jepang, seperti kimono Geisha, istana Jepang mini, hingga drum taiko. Namun tidak ada yang menarik perhatian seperti patung sumo.

Dikutip dari Associated Press, Vlock harus berhati-hati dengan kudanya agar tidak terkejut dengan patung sumo tersebut.

Bahkan Vlock harus meluangkan waktu dalam latihan guna membiasakan Amsterdam 27 dengan pemandangan patung tersebut saat melakukan lompatan.

"Ini sangat realistis [adaptasi]. Itu [patung] memang terlihat seperti seseorang, dan itu sedikit menakutkan," ujar Vlock dikutip dari AP.

"Anda tahu, kuda tidak ingin melihat seorang pria, yang persis terlihat di sebelah rintangan lompatan, patung itu terlihat seperti dia siap bertarung dengan Anda," ucap Vlock menambahkan.

Protes soal patung sumo tersebut juga datang dari atlet Inggris Harry Charles yang mengatakan banyak kuda ketakutan.

"Saat Anda datang, Anda melihat pria besar. Saya memang melihat empat atau lima kuda benar-benar ketakutan akan hal itu," tutur Charles.

Tokyo 2020 Olympics - Equestrian - Jumping - Individual - Qualification - Equestrian Park - Tokyo, Japan - August 3, 2021. Teddy Vlock of Israel on his horse Amsterdam 27 competes. REUTERS/Alkis Konstantinidis

Salah satu yang merasakan dampak dari patung sumo itu adalah atlet Prancis Penelope Leprevost. Kuda peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 dari nomor lompat beregu itu terlempar karena patung sumo tersebut.

"Mungkin. Kami mencoba mengendurkan kuda kami di tikungan, dan mungkin mereka terkejut melihat begitu dekat. Saya tidak tahu," kata Leprevost.

Kuda-kuda yang akan bertarung di Olimpiade Tokyo harus berurusan dengan banyak hal. Selain bersaing di level tertinggi, kuda-kuda ini lebih dahulu harus pergi ke Tokyo dengan pesawat dan truk.