Korupsi

Kuasa Hukum Sebut Wahyu Setiawan Kembalikan 15 Ribu Dolar Singapura

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Kuasa hukum tersangka kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) Wahyu Setiawan Toni Akbar Hasibuan menyatakan kliennya sudah mengembalikan uang senilai Rp150 juta yang diterimanya dari Agustiani Tio Fridellina ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam hal ini,Wahyu Setiawan disebut menyerahkan bukti transfer pengembalian uang tersebut ke Gedung Merah Putih KPK, Jumat (14/2).

“Tadi Mas Wahyu menyerahkan bukti setoran pengembalian uang yang diterima di 17 Desember, itu 15 ribu dolar Singapura yang dikonversi menjadi sekitar Rp 154 juta,” kata Toni.

Uang tersebut, kata Toni, merupakan uang yang disebutkan KPK diterima Wahyu dari Tio senilai Rp200 juta beberapa waktu lalu, tepatnya saat lembaga antirasuah mengungkap kasus tersebut.

Duit ini tuh sama dengan duit di konpers KPK yang nyebut Rp 200 juta. Sebenarnya faktanya 15.000 dolar Singapura tapi mungkin perkalian KPK anggapnya itu Rp 200 juta,” kata Toni.

Dari pengembalian ini, Toni menganggap bahwa kliennya dapat membuktikan bahwa penerimaan uang tersebut dalam kasus suap PAW ini saja.

Meskipun, menurut Toni, Wahyu sempat menolak pemberian uang itu dari Tio dalam sebuah pertemuan di Mal Pejaten Village pada 17 Desember 2019 lalu.

Di sisi lain, Plt Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan bahwa dirinya belum dapat memastikan kabar tersebut. Ia masih harus melakukan konfirmasi secara langsung kepada penyidik yang bersangkutan.

“Perlu konfirmasi terlebih dahulu ya ke teman-teman penyidik karena memang saya belum terkonfirmasi terkait itu ya,” kata Ali.

Dalam perkara ini, Wahyu diduga menerima suap setelah berjanji untuk menetapkan caleg PDI-P Harun Masiku sebagai anggota DPR terpilih melalui mekanisme PAW.

Ia pun ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lain, eks caleg PDI-P Harun Masiku, eks anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina, dan seorang pihak swasta bernama Saeful. (WS)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close