KSAD Sebut 81 Prajurit Eks Klaster Secapa Donorkan Plasma Darah untuk Pasien Covid-19

KSAD Sebut 81 Prajurit Eks Klaster Secapa Donorkan Plasma Darah untuk Pasien Covid-19
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengungkapkan sudah ada 81 prajurit eks klister Secapa AD yang telah mendonorkan plasma darah untuk kepentingan terapi pasien virus corona (Covid-19).

Angka itu bertambah setelah adanya 32 perwira eks Secapa AD yang kembali melakukan pendonoran plasma darah di RSPAD, Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

“Pendonoran plasma ini dilakukan melalui beberapa gelombang, karena harus melewati beberapa proses swab dan uji klinis hingga dapat mendonorkan plasmanya di RSPAD,” kata Andika dalam keterangan tertulis, Jakarta, Selasa (8/9/2020).

Menurut Andika, kegiatan donor plasma darah ini dilakukan untuk mengurangi peningkatan pasien serta memutus mata rantai penyebaran virus corona di Indonesia.

Adapun pendonoran plasma darah itu, kata Andika, setelah melalui beberapa prosesur dan tahapan yang sesuai dengan penanganan Covid-19. Selain itu, pendonor sudah melewati uji swab dua kali dengan dinyatakan negatif.

"Dengan mengikuti prosedur untuk para perwira yang sudah dinyatakan negatif dua kali hingga dapat mendonorkan darahnya, semoga dapat memenuhi ketersediaan plasma convalescent untuk terapi para pasien Covid-19,” ujar Andika.

Sementara diketahui, dari ke-32 perwira yang melakukan donor plasma di RSPAD, salah satunya merupakan prajurit yang sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Dustira, Cimahi, Jawa Barat.

"Pertama dinyatakan positif, saya ke Rumah Sakit Dustira dan swab di sana. Setelah dua hari dirawat, saya dikembalikan ke Secapa AD untuk isolasi setelah beberapa kali swab dan dinyatakan negatif dua kali,” ujar Letda Inf Abraham.

Para perwira yang berada di Pusdikif, Cipatat dan sudah dinyatakan pulih serta sudah di uji klinis sampel darahnya akan dilanjutkan ke RSPAD Gatot Soebroto.

"Tidak seluruhnya perwira dapat mendonorkan plasma darah ini. Kami yang sudah dinyatakan lulus uji klinis dan diperbolehkan untuk mendonor sangat merasa senang dan bangga karena dapat berbagi kepada masyarakat,” ucapnya.