KSAD Pastikan 30 Calon Taruna Akmil Positif Covid-19 Tak Kehilangan Haknya Jalani Seleksi

KSAD Pastikan 30 Calon Taruna Akmil Positif Covid-19 Tak Kehilangan Haknya Jalani Seleksi
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa

JAKARTA, SENAYANPOST.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa meminta agar calon taruna Akmil yang positif Covid-19 tetap mendapatkan haknya mengikuti proses seleksi.

Hal tersebut diungkapkan Jenderal TNI Andika Perkasa saat memantau penanganan Covid-19 yang dilakukan jajaran TNI AD melalui teleconference seperti dilansir dari Chanel Youtube TNI AD.

Awalnya Jenderal Andika mendapatkan laporan mengenai calon Taruna Akademi Militer yang terpapar Covid-19. ⁣  

Dijelaskan Kolonel Ckm dr Rusli selaku Kepala Kesehatan Kodam IV Diponegoro sekaligus Kepala Rumah Sakit Tingkat II Dr Soedjono terdapat 30 calon taruna yang positif Covid-19.

Kini 30 calon taruna Akmil tersebut menjalani isolasi di Rumah Sakit Tingkat II Dr Soedjono yang dipisah dengan pasien Covid-19.⁣

“Sampai saat ini para calon taruna Akmil dalam kondisi baik, meskipun ada beberapa dengan keluhan batuk pilek ringan yang sudah semakin membaik. Kami lakukan SWAB ulang di hari ketujuh ini, namun hasilnya belum keluar,” jelas Kolonel Ckm dr Rusli dilansir dari Chanel Youtub TNI AD, Selasa (8/9/2020).

Menanggapi laporan tersebut, KSAD memberikan arahan agar para calon taruna Akmil yang kini menjalani isolasi tetap mendapatkan hak-hak dan menjalankan proses seleksi meskipun berada di tempat terpisah. ⁣

“Jangan sampai mereka diisolasi di rumah sakit kehilangan hak-hak mereka untuk dapat melanjutkan seleksi ke tahap berikutnya. Kalau mereka diisolasi di Akmil, mereka akan tetap dapat menjalankan tahapan berikutnya meskipun secara terpisah,” kata Jenderal Andika.⁣

Untuk itu, Jenderal TNI Andika Perkasa meminta Aspers KSAD menindaklanjuti kepada panitia pusat agar para calon taruna dapat melanjutkan seleksi ke tahap berikutnya. ⁣

“Aspers akan langsung menghubungi panitia pusat mengenai calon taruna yang peruntukkannya untuk Akmil ini bisa terus ikut seleksi tanpa harus dirugikan hanya karena mereka positif,” kata KSAD.⁣

Selain itu, KSAD juga meminta Gubernur Akmil untuk menjemput para calon taruna ke RS Tingkat II Dr Soedjono untuk ditempatkan di Akmil sebagai lokasi isolasi.⁣

“Jangan sampai merugikan hak-hak mereka yang sudah lulus dari daerah, kemudian dinyatakan gagal hanya karena Covid-19,” kata KSAD.