Lintas Daerah

KPU Tetapkan Helmi-Dedy Wali Kota Bengkulu Terpilih

BENGKULU, SENAYANPOST.com – Pada Pemilihan Kepala Daerah 2018, pasangan calon nomor urut tiga, Helmi Hasan-Dedy Wahyudi, ditetapkan Komisi Pemilihan Umum Kota Bengkulu sebagai pasangan Wali Kota Bengkulu terpilih periode 2018-2023.

“KPU Kota Bengkulu menetapkan saudara H Helmi dan Dedy Wahyudi sebagai pasangan wali kota terpilih,” kata Ketua KPU Kota Bengkulu, Zaini, di Bengkulu, Kamis (26/7/2018).

Ia menjelaskan, penetapan ini didasarkan pada Peraturan KPU Nomor 9 tahun 2018 pasal 49 ayat 1 yang mengatur bahwa pasangan calon terpilih adalah pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak. Selain itu, penetapan juga berlandaskan karena tidak adanya gugatan perselisihan hasil pemilu yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi.

Menurutnya, register dari Mahkamah Konstitusi sudah diserahkan melalui KPU RI, KPU RI pun juga sudah memperbolehkan penetapan pasangan calon nomor urut tiga, Helmi Hasan-Dedy Wahyudi, sebagai pasangan Wali Kota Bengkulu terpilih periode 2018-2023.

Wali kota terpilih Helmi Hasan-Dedy Wahyudi Hasan meraih suara sebesar 44.449 pemilih atau sebesar 33,32 persen suara. Sementara, di posisi kedua ditempati kandidat nomor urut empat wakil wali kota petahana Patriana Sosialinda yang berpasangan dengan Mirza, pasangan ini meraup 36.584 suara pemilih.

Di posisi ketiga, nomor urut satu yang maju lewat jalur perseorangan, Mayor Inf David Suardi yang berpasangan dengan Bakhsir dengan mengumpulkan 29.683 suara. Sedangkan Ketua DPRD Kota Bengkulu petahana Erna Sari Dewi yang menggandeng Ahmad Zarkasi hanya mampu mendapatkan 22.699 suara.

Saat penetapan, KPU Kota Bengkulu mengundang keempat pasang calon yang maju pada kontestasi, serta pihak terkait seperti pemerintah daerah, Bawaslu serta unsur lainnya. Namun saat pleno penetapan, pasangan nomor urut empat yakni wakil wali kota petahana Patriana Sosialinda-Mirza bersama tim pemenangan memilih tidak menghadirinya.

Hanya pasangan calon nomor urut satu purnawirawan Mayor Inf David Suardi-Bakhsir. Sedangkan, pasangan nomor urut dua Ketua DPRD Kota Bengkulu petahana Erna Sari Dewi-Ahmad Zarkasi hanya diwakilkan tim pemenangannya.

Diketahui, Bengkulu menjadi salah satu daerah yang tidak menyengketakan hasil pilkada, walaupun pada awalnya ada permohonan sengketa di laman Mahkamah Konstitusi dengan pemohonnya pasangan Patriana Sosialinda-Mirza.

Tapi kemudian paslon Wali Kota Bengkulu nomor urut empat itu, wakil wali kota petahana Patriana Sosialinda-Mirza, akhirnya memilih untuk tidak menyengketakan hasil pilkada. (*)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close