Politik

KPU Tak Akan Usut Pidato Jokowi

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum bisa mengusut pidato Jokowi di hadapan relawannya. Sebab, saat ini belum masuk masa kampanye. Masa kampanye sendiri baru dimulai pada 23 September mendatang.

“Belum bisa. Kalau dari sisi tahapan itu sama sekali belum masuk (masa kampanye),” kata Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi di Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Sebelumnya, Jokowi mengimbau kepada relawan agar tidak menebar kebencian dan permusuhan, namun harus siap pula melawan jika ada yang mengajak ‘berantem’.

Pramono menjelaskan bahwa dugaan pelanggaran kampanye hanya bisa diusut ketika sudah masuk masa kampanye. Selain itu, Jokowi juga kemungkinan besar tidak bisa diusut lantaran belum ditetapkan sebagai calon presiden.

Meski begitu, Pramono menyarankan kepada pihak yang keberatan dengan pidato agar membuat laporan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Ia menegaskan hal yang keliru ketika aduan tersebut diajukan ke KPU.

“Kalau ke Bawaslu masih mungkin karena punya kewenangan untuk mengatasi,” kata Pramono.

Jokowi pada Sabtu (4/8) mengimbau kepada relawannya yang berkumpul dalam rapat umum di Sentul, Kabupaten Bogor, agar tidak menebar ujaran kebencian. Benih permusuhan juga mesti dihindari. Namun, mesti siap melawan pula jika ada yang mengajak berkelahi.

“Jangan membangun permusuhan, ujaran kebencian, fitnah-fitnah. Tidak usah suka mencela, menjelakkan orang lain. Tapi kalau diajak berantem juga berani,” katanya.

KOMENTAR
Tags
Show More
Back to top button
Close
Close