Politik

KPU: Tak Ada Nama OSO di Daftar Caleg DPD

JAKARTA, SENAYANPOST.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) tetap tidak akan memasukkan nama Oesman Sapta Oedang (OSO) ke dalam daftar calon legislatif (caleg) DPD untuk Pemilu 2019.

Menurut Komisioner KPU Hasyim Asy’ari pihaknya bakal tetap menjalankan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) sekalipun Sekretariat Negara telah bersurat kepada KPU soal OSO.

“Sudah kita jawab. Seperti surat terdahulu kepada presiden, sama,” kata Hasyim, soal adanya surat dari Setneg tersebut di Mabes Polri Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019).

Hasyim menegaskan, OSO harus menjalankan putusan MK. Namun, Hasyim juga tak ingin mencampuri urusan pencetakan surat suara atas nama OSO.

“Intinya begitu (menjalankan putusan terdahulu). (Soal surat suara) itu masalah putusan MK,” ucap dia.

Sebelumnya beredar surat dari Setneg soal pencalegan OSO. Surat yang ditandatangani Menteri Sekretaris Negara Pratikno meminta agar KPU menjalankan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Nomor 242/G/SPPU/2018/PTUN-JKT.

Putusan ini memenangkan OSO dan memberikan hak kepada OSO untuk mengikuti pemilihan legislatif.

Surat ini ditembuskan langsung kepada Presiden RI Joko Widodo, Menteri Dalam Negeri, PTUN hingga Bawaslu. Surat ini dikeluarkan per 22 Maret 2019.

Sementara KPU sejauh ini tegas tak masukkan nama OSO ke daftar calon anggota DPD lantaran berpegang pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 30/PUU-XVI/2018.

Putusan itu mengamanatkan pelarangan pengurus partai politik rangkap jabatan sebagai anggota DPD. Bawaslu juga memerintahkan KPU untuk memasukkan OSO dalam daftar calon anggota DPD dalam Pemilu 2019. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close