Politik

KPU Jatim Umumkan 1.577 Bacaleg Dalam DCS

SURABAYA, SENAYANPOST.com – KPU Provinsi Jawa Timur telah menetapkan dan mengumumkan 1.577 bakal calon legislatif (bacaleg) dari 16 parpol peserta pemilihan legislatif 2019 dalam Daftar Calon Sementara (DCS), Minggu (12/8/2018).

Dari jumlah 1.600 bacaleg yang terdata setelah masa perbaikan persyaratan calon hingga 31 Juli lalu, jumlah bacaleg kembali menyusut pascaverifikasi faktual oleh KPU Jatim ke sejumlah instansi.

Komisioner Divisi Teknis KPU Jatim Muhammad Arbayanto mengatakan, ada 23 bacaleg dari 10 partai politik yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) setelah verifikasi faktual.

[adas2]

Masalah yang menyebabkan 23 bacaleg dinyatakan TMS, kata pria yang akrab disapa Arba, sebagian besar karena terganjal syarat surat keterangan dari pengadilan.

“Ya, mayoritas karena masalah itu,” ujarnya, Minggu (12/8/2018.

Sebab itulah, pada masa verifikasi faktual, KPU Jatim banyak melakukan klarifikasi syarat calon ke pengadilan negeri di beberapa daerah pemilihan (dapil).

Kalau ditotal, dari 1.670 bacaleg yang dicalonkan oleh 16 parpol yang masuk sejak masa pendaftaran, jumlah calon yang gagal nyaleg menjadi 93 orang.

Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menjadi parpol dengan jumlah bacaleg terbanyak yang dinyatakan TMS oleh KPU Jatim, yakni 36 orang.

Setelah Hanura, ada Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI): 20 bacaleg TMS. Lalu Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda): delapan bacaleg TMS.

Akibat TMS-nya sejumlah bacaleg, dua dari 16 partai peserta harus rela kehilangan seluruh bacaleg di empat dapil karena bacaleg yang dinyatakan TMS mengurangi jumlah kuota keterwakilan perempuan.

PKPI kehilangan seluruh bacaleg di dapil 4 (Banyuwangi, Bondowoso dan Situbondo), dapil 5 (Lumajang dan Jember), dapil 7 (Tulungagung Kota Blitar, Kabupaten Blitar), dan dapil 13 (Lamongan dan Gresik).

Sedangkan Partai Garuda kehilangan bacaleg di dapil 2 (Kabupaten Sidoarjo), dapil 3 (Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan), dapil 5 (Lumajang dan Jember), dan dapil 11 (Bojonegoro dan Tuban).

Pengumuman 1.577 bacaleg yang masuk DCS ini akan dilakukan oleh KPU mulai hari ini sampai 14 Agustus mendatang di beberapa media cetak dan elektronik.

Selama masa pengumuman ini pula, KPU akan menunggu tanggapan dari masyarakat terhadap bacaleg yang masuk di dalam DCS hingga 21 Agustus mendatang.

Bila ada tanggapan masyarakat, baik tentang persyaratan maupun rekam jejak bacaleg seperti ijazah atau riwayat pidana, KPU akan melakukan klarifikasi ke parpol dan instansi terkait pada 22-28 Agustus mendatang.

Arbayanto memastikan, pada masa ini jumlah DCS tidak bisa bertambah, tetapi malah sangat mungkin berkurang bila tanggapan masyarakat mengharuskan KPU mencoret bacaleg dari daftar sementara.

KPU akan menyusun Daftar Calon Tetap (DCT) pada periode 14-20 September dan akan mengumumkan DCT yang berhak mengikuti proses pemilihan legislatif 2019 pada 21-23 September mendatang. (MU)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close