Lintas DaerahPolitik

KPU Jabar Larang Pemilih Bawa Gawai Saat Mencoblos

BANDUNG, SENAYANPOST.com – Gawai atau smartphone akan dilarang untuk dibawa saat melakukan pencoblosan nanti di dalam bilik suara. Hal tersebut untuk tetap mempertahankan kerahasiaan.

“Enggak boleh bawa smartphone. Karena smartphone akan mengganggu asas kerahasiaan,” ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat, Yayat Hidayat, di Bandung, Senin (25/6/2018).

Kerahasiaan itu dikhawatiran akan bocor karena penyalahgunaan kamera gawai untuk memotret hasil pilihan dan diserahkan kepada pihak lain untuk memperoleh sesuatu.

Nantinya, di tempat pemungutan suara akan ada tempat untuk menyimpan gawai sementara. Petugas yang akan meminta pemilih untuk menaruhnya dan bisa mengambilnya setelah melakukan pencoblosan.

“Nanti ada pemeriksaan atau imbauan dulu dari petugas di TPS, jangan sampailah asas kerahasiaan itu diumbar ke publik,” kata dia.

Tak hanya melarang membawa smartphone, KPU juga meminta agar pemilih maupun saksi tidak mengenakan atribut dukungan terhadap salah satu Paslon.

“Saksi ga boleh memakai atribut kampanye, yang diperbolehkan tanda pengenal saksi dari KPU. Kalau ada saksi atau pemilih yang memakai atribut, kami menginstruksikan petugas untuk mencopotnya,” kata dia.

Dalam keamanan, akan disiapkan satu aparat kepolisian dan TNI untuk berjaga. Dan tidak boleh memasuki TPS selain pihak terkait.

“Aparat keamanan tidak boleh masuk ke dalam tempat pemungutan suara. Yang boleh masuk itu KPPS, saksi, pengawas TPS, dan pemilih, sisanya di luar. Seperti pemantau, lembaga survei dan keamanan,” tandasnya. (AF)

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close