Politik

KPU Bertekad Bersihkan DPT Ganda

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) bertekad membersihkan temuan daftar pemilih tetap (DPT) ganda. Hari ini (16/9), KPU mengagendakan rapat pleno tentang rekapitulasi daftar pemilih tetap (DPT) hasil perbaikan tingkat nasional di Jakarta. Rapat ini sebagai tindak lanjut keputusan rapat pleno sebelumnya, di mana masih ditemukan DPT ganda.

Dikutip dari Antara, dalam rapat tersebut KPU akan menetapkan rekapitulasi DPT hasil perbaikan setelah penyisiran terhadap data pemilih ganda.

Komisioner KPU Viryan Azis sebelumnya menyatakan optimistis pihaknya dapat menyelesaikan pembersihan data ganda di DPT tepat waktu.

“Harapan kami bersih sama sekali dan kami komitmen pada hal tersebut,” kata Viryan.

KPU tidak ingin DPT ganda dimanfaatkan pihak tertentu di Pemilu 2019. Viryan ingin pemilu tahun depan dapat berkualitas tanpa terganggu dengan masalah pemilih ganda.

“Kami tidak ingin data-data semacam ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab, kami ingin DPT bersih dan pemilunya berkualitas,” ujarnya.

Sebelumnya, Bawaslu dalam rapat pleno terbuka untuk menetapkan rekapitulasi DPT tingkat nasional yang digelar KPU di Jakarta, Rabu (5/9) meminta untuk menunda penetapan DPT Pemilu 2019 karena adanya temuan data ganda.

DPT kala itu yang akan ditetapkan KPU berjumlah 185 juta pemilih dari dalam negeri dan dua juta lebih pemilih dari luar negeri.

Rapat tersebut kemudian menyepakati perbaikan data dengan meyisir dugaan data ganda yang ada di DPT dengan waktu sepuluh hari.

Selanjutnya, pada 16 September 2018 KPU kembali menggelar rapat pleno terbuka untuk kemudian menetapkan DPT hasil perbaikan setelah upaya penyisiran terhadap data ganda tersebut.

Dalam analisa Bawaslu terhadap 285 dari 514 kabupaten/kota terdapat lebih dari satu juta data ganda pada DPT yang dirilis KPU.

Komisioner Bawaslu RI Rahmat Bagja mengatakan data ganda yang ada di DPT tersebut diprediksi sekitar 1,8 juta hingga 2 juta untuk seluruh kabupaten/kota.

Selain Bawaslu, kubu bakal pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno juga mengaku menemukan 6,3 juta pemilih ganda dalam DPT. Temuan itu berdasarkan hasil penyisiran yang dilakukan tim internal.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close