Politik

KPU Akan Undangkan Aturan Kampanye di Medsos

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Ketua KPU Arif Budiman menyataka, pihaknya akan mengundangkan pengawasan media sosial selama masa kampanye Pemilu 2019.

KPU, kata dia, telah menyusun regulasi tersebut, namun belum diundangkan lantaran harus menanti proses konsultasi dengan DPR dan pemerintah.

“Setelah proses konsultasi selesai, akan diundangkan dalam bentuk Peraturan KPU. Yang sudah diundangkan adalah peraturan sejenis tapi untuk Pilkada,” katanya di Jakarta, Sabtu (5/5/2018).

Dalam aturan yang tengah dikonsultasikan itu, setiap peserta Pemilu hanya boleh mendaftarkan satu akun sosial media pada satu platform seperti Facebook, Twitter atau Instagram.

Setelah itu, KPU akan mempublikasikan akun tersebut agar bisa diketahui oleh publik sekaligus mengajak publik untuk tidak mempercayai akun sejenis yang seolah-olah merupakan akun kampanye dari peserta Pemilu.

“Pasti akan ada banyak akun yang dibuat untuk hal ini,” katanya.

Anggota Bawaslu Rahmad Bagja mengatakan akun-akun tidak resmi yang ketahuan melakukan upaya kampanye dan bahkan seringkali melakukan kampanye hitam akan ditindak dengan berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

“Nanti akun seperti itu akan ditutup oleh Kominfo,” katanya.

KOMENTAR
Tags
Lihat selanjutnya
Close