Nasional

Korupsi Kepala Daerah Bukan Karena Gaji yang Kurang

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Maraknya korupsi yang melibatkan kepala daerah saat ini, bukan karena kurangnya gaji yang mereka terima, melainkan adanya permasalahan pada mental masing-masing pejabat.

“Korupsi kepala daerah dan perangkat daerah faktornya bukan karena gaji,” kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, di Jakarta, Kamis (19/4/2018).

Menurut Tjahjo, sistem penggajian sudah baik, pengawasan juga sudah baik, tapi masih ada yang kena operasi tangkap tangan.

“Jadi, itu bukan masalah gaji, tapi mental,” kata Tjahjo.

Mendagri mengatakan jika kepala daerah memahami area rawan korupsi serta dampaknya, maka seharusnya upaya menguntungkan diri dengan cara ilegal itu tidak terjadi.

Menurut Tjahjo, penjelasan mengenai daerah rawan korupsi telah berulang kali dipaparkan kepada kepala daerah dan perangkatnya. Kendati demikian, masih banyak yang tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Partai politik dalam menyalonkan sesorang juga sudah ada seleksinya, sudah diikuti psikotes. Tapi (uang) itu memang godaan, jadi masalahnya di mental,” kata Mendagri.

Tjahjo menerangkan agar ke depannya tidak ada lagi pemimpin daerah terlibat korupsi, pihaknya bersama KPK saat ini berkeliling ke daerah untuk menjelaskan area rawan korupsi kepada para calon kepala daerah. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close