Hukum

Korban yang Lawan Balik Begal di Summarecon Bekasi Dapat Penghargaan Polisi

BEKASI, SENAYANPOST.com – Mohammad Irfan Bahri dan Ahmad Rofik mendapat penghargaan dari Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Jawa Barat. Penghargaan itu karena keduanya berani melawan kejahatan kriminal pembegalan dengan kekerasan di Flyover Summarecon Kota Bekasi.

Penghargaan diberikan langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Polisi Indarto, pada kegiatan apel pagi di halaman Mapolres Metro Bekasi Kota, Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (31/5).

Penyerahan pengahrgaan berupa Piagam Kehormatan itu disaksikan ratusan anggota Polres Metro Bekasi Kota.

Irfan dan Rofik, dua pemuda asal Pamekasan, Madura diberi kesempatan maju ke tengah lapangan upacara dengan pakaian rapi dan sedikit bekas luka di pelipisnya akibat sabetan celurit saat duel lawan begal.

Kapolres Indarto juga memuji tindakan dua pemuda asal Madura itu yang menunjukkan keberanian untuk menjaga harta benda serta keselamatannya dari ancaman pelaku perampokan atau begal.

“Anda melakukan suatu hal yang spektakuler, mudah-mudahan Anda berdua cepat sehat dan salam buat keluarga,” ujar Indarto, Kamis.

Sebelumnya diberitakan, Irfan melakukan perlawanan saat dia dan Rofik menjadi korban pembegalan di Jembatan Summarecon Bekasi, pada Rabu (23/5) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.

Duel antar Irfan dan dua begal sempat terjadi hingga ia berhasil merebut celurit milik pelaku dan membacok keduanya.

Akibat kejadian itu, Irfan harus menerima luka sabetan celurit sebanyak enam luka dan mendapat puluhan jahitan di bagian lengan, punggung, paha, jari, dan pipi.

Sedangkan kedua pelaku begal, Aris Saifulloh alias AS diketahui meninggal dunia akibat luka sabetan celurit dan Indra Yulianto alias IY mengalami luka parah.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close