Korban Video Skandal, Paris Hilton: Seperti Kehilangan Separuh Jiwaku

Korban Video Skandal, Paris Hilton: Seperti Kehilangan Separuh Jiwaku
Paris Hilton

JAKARTA, SENAYANPOST.com  - Paris Hilton sempat menjadi korban skandal video seks yang disebarkan oleh mantan kekasihnya, Rick Salomon. Ia pun kembali membahas soal skandal video intimnya yang bikin heboh pada 2003 lalu itu.

Dalam sebuah video dokumenter bertajuk 'The American Meme' beberapa waktu lalu, Paris mengaku sangat dipermalukan dengan kemunculan video tersebut.

"Rasanya seperti diperkosa. Aku seperti kehilangan separuh jiwaku karena semua orang berkomentar kejam tentang video itu. Pada sebuah momen, aku bahkan ingin mengakhiri hidupku. Aku merasa semuanya telah dirampas dariku," ujar Paris seperti dikutip detik.com dari Business Insider, Selasa (10/11/2020).

Usai tersebarnya video tersebut memang Paris mendapatkan banyak cibiran, khususnya dari para fans pelantun 'Stars are Blind' itu. Video berdurasi 45 menit itu menunjukkan dirinya dan sang mantan, Rick Salomon.

Dan parahnya lagi, Salomon secara sengaja menyebarkan dan menjual video tersebut pada situs pribadinya. Ia juga memberikannya pada Red Light District untuk menyebarkannya.

"Saya tak berpikir video itu akan sangat diminati banyak orang. Itu adalah rekaman yang sangat indah dan saya pikir semua orang menikmatinya," ujar Salomon dalam sebuah wawancara.

Paris sempat membawa kasus tersebut ke pengadilan dan menuntut perusahaan film dewasa Red Light District. Perusahaan tersebut menyebarkan video intimnya usai membeli hak cipta dari video itu dari Rick Salomon.

Paris Hilton pun berhasil memenangkan gugatan dan mendapatkan 400 ribu Dollar atau senilai Rp 5,6 miliar serta sebagian keuntungan dari penjualan video tersebut.

Namun dalam wawancaranya pada 2013, Paris menyebut dirinya tak menerima uang tersebut sama sekali.

"Tak sepeserpun uang dari video tersebut aku terima. Itu adalah uang kotor dan dia (Rick Salomon) seharusnya memberikan semua uang itu untuk amal," ujarnya pada GQ. (Jo)