Lintas Daerah

Korban Berjatuhan, Pemkab Bandung Tetapkan Status Darurat Miras Oplosan

BANDUNG, SENAYANPOST.com – Maraknya peredaran kinuman keras (miras) dan banyaknya jatuh korban akibat meneggak miras tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menetapkan status kejadian luar biasa (KLB).

Apalagi saat ini jumlah korban tewas di Kabupaten Bandung akibat keracunan mengkonsumsi miras oplosan sudah mencapai 45 orang.

“Statusnya KLB terkait kasus miras oplosan di Kabupaten Bandung,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Ahmad Kustiaji, di Bandung, Rabu (11/4/2018).

Ia menambahkan, penetapan status KLB tersebut sudah disetujui Kementerian Kesehatan. Sebagai tindak lanjutnya, dinas kesehatan diminta untuk siaga menangani korban yang masih dalam perawatan.

Berdasarkan data dari Humas RSUD Cicalengka, rumah sakit ini menerima kunjungan 103 pasien keracunan miras dari tanggal 6-10 April 2018.

Kadis Kesehatan mengatakan, korban tewas diduga akibat keracunan miras tersebut sempat mendapatkan perawatan medis di tiga rumah sakit yakni RSUD Cicalengka, RS AMC Cileunyi dan RSUD Majalaya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menyatakan prihatin terhadap kasus miras ini.

“Yang pertama kita sangat prihatin dengan kejadian tersebut, kita berharap ke depan tidak ada kejadian seperti itu lagi,” katanya.

Ia menambahkan, yang kedua, kita mengajak semua pihak untuk peduli terhadap urusan seperti ini, kepada kepolisian dan pihak terkait mari kita petakan kecenderungan kejadian seperti ini terjadi. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close