Kesehatan

Kondom Bakal Tak Diperlukan Lagi Sebagai Kontrasepsi Pria

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Populer sebagai salah satu kontrasepsi pria yang mudah digunakan dan ditemui, kondom bakal memiliki saingan berat. Dilansir dari New York Post, saat ini tengah dikembangkan suatu kontrasepsi baru yang bakal menggantikan kondom.

The National Institutes of Health saat ini tengah melakukan kajian untuk mengevaluasi efektivitas dari sebuah gel yang bakal menjadi bentuk kontrasepsi baru bagi pria. Kontrasepsi ini bakal menjadi pengganti dari kondom dan vasektomi.

Gel ini sendiri disebut sebagai NES/T dan melingkupi senyawa progestin asetat segesteron yang dikombinasikan dengan testoteron. Gel ini sendiri bakal dipasang pada punggung dan bahu yang kemudian menyerapnya melalui kulit.

Progestin akan menangkal produksi testosteron alami di testis. Kemudian produksi sperma juga bakal dikurangi hingga tingkatan rendah atau bahkan tiada.

Testosteron pengganti ini kemudian akan mempertahankan dorongan seksual yang normal dan fungsi lain yang tergantung pada kebutuhan aliran darah yang cukup pada hormon. Gel ini akan coba dites pada 420 pasangan.

“Banyak wanita yang tidak dapat menggunakan kontrasepsi hormonal, sedangkan metode kontrasepsi pada pria terbatas pada vasektomi dan kondom saja,” jelas Diana Blithe dari perkembangan manusia serta kesehatan anak di NIH Institute.

“Metode terbalik pada kontrasepsi pria yang aman dan sangat efektif dapat memiliki tempat yang sangat penting pada kesehatan masyarakat,” sambungnya.

Responden pria akan menggunakan gel NES/T setiap hari selama 4 hingga 12 minggu. Percobaan ini dilakukan untuk menilai apakah mereka dapat menoleransi formula tanpa efek samping di dalamnya.

Jika tingkat sperma tidak menurun secara cukup, mereka bakal lanjut menggunakan formula yang di dalamnya hingga 16 minggu. Partisipan yang tingkat spermanya menurun secara signifikan akan dievaluasi selama menggunakannya sepanjang 52 minggu.

Pasangan akan menggunakan gel pada pria ini sebagai satu-satunya jenis kontrasepsi selama masa tersebut. Pria akan tetap diteliti selama 24 minggu setelah mereka berhenti menggunakan gel untuk melihat efek samping yang ditimbulkannya.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close