Nasional

Kompolnas: Rusuh Papua Karena Ada Laporan Tanpa Bukti

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Irjen (Purn) Bekto Suprapto mengungkapkan akar persoalan aksi massa berujung rusuh di Papua dan Papua Barat adalah adanya laporan di kepolisian tanpa bukti, bahwa mahasiswa asal Papua yang kuliah di Surabaya, membuang bendera Merah Putih ke selokan depan asrama mereka.

“Jadi biang kerusuhan ini ada laporan bahwa orang Papua membuang bendera ke selokan di luar asrama Papua, tapi tidak ada bukti apapun terkait laporan itu, tolong dipahami,” kata Bekto, usai diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (24/8/2019).

Bekto menambahkan, informasi laporan itulah yang akhirnya menyebar hingga beberapa elemen massa menggeruduk asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya, Jawa Timur, pada 16 Agustus lalu.

Kemudian, yang jadi persoalan bahwa sampai saat ini, tidak diketahui siapa yang menyobek bendera atau mematahkan tiang bendera dan membuangnya ke selokan.

“Pelakunya tidak dikenali siapa. Ini yang menjadi masalah,” ujar Bekto.

Untuk itu, sambung dia, yang terpenting saat ini adalah penyelidikan pihak kepolisian secara menyeluruh, dan harus setransparan mungkin.

“Kalau ada kesalahan dalam proses, ada aparat lain yang melakukan kesalahan, itu harus dihukum. Ini harus transparan untuk mengobati (kekecewaan masyarakat Papua),” pungkas Bekto. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close