Nasional

Kompolnas: Polsek Tampilkan Sisi Humanis, Hapus Kewenangan Penyidikan

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti mengharapkan agar Kepolisian Sektor (Polsek) menunjukkan wajahnya yang lebih ramah kepada masyarakat.

Ia menambahkan, Polsek lebih baik tidak perlu melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus pidana. Jajaran Polsek pun lebih baik fokus menjadi pelayanan, pengayom, dan pelindung masyarakat.

“Dengan cara lebih fokus pada harkamtibmas (pemeliharaan keamanan ketertiban masyarakat) daripada penegakan hukum,” kata Poengky Indarti, Jumat (10/7/2020).

Poengky mengungkapkan hal ini menyusul dugaan penganiayaan terhadap seorang kuli di sel tahanan Polsek Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kompolnas sebagai pengawas eksternal kepolisian pun mengaku sudah menjalin komunikasi dengan Polda Sumatera Utara untuk mengusut dugaan penyiksaan tersebut. Poengky pribadi, menyayangkan kasus penganiayaan itu dapat terjadi, meski tiga perwira dan Kapolsek Percut Sei Tuan sudah dicopot.

Poengky menggarisbawahi bahwa dalam bertugas kepolisian sudah memiliki banyak pedoman dan aturan untuk mengedepankan pemenuhan HAM dalam melakukan proses hukum.

Poengky menjelaskan, pemerintah Indonesia sudah meratifikasi Konvensi Anti Penyiksaan. Dengan ratifikasi Konvensi Anti Penyiksaan berarti pemerintah Indonesia bertekad untuk mencegah dan menghapus praktek penyiksaan di Indonesia.

Polri pun sebetulnya sudah memiliki Peraturan Kapolri (Perkap) Momor 8 Tahun 2009 tentang Implementasi HAM, sehingga dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian, anggota dilarang melakukan penyiksaan. (Jo)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close