Kriminal

Kompolnas: Polisi Bisa Panggil Paksa Wali Kota Makassar

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Komisioner Komisi Kepolisian Nasional Republik Indonesia (Kompolnas) Poengky Indarti menyarankan agar Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto alias Danny Pomanto untuk menghormati proses hukum yang sedang ditangani oleh penyidik Reserse Kriminal Polda Sulawesi Selatan.

“Semua orang sama di hadapan hukum,” kata Poengky Indarti melalui keterangan pers pada Selasa (19/6/2018).

Karena itu, lanjutnya, meski Danny merupakan Wali Kota Makassar, dia tetap wajib dan harus menghormati proses hukum yang sedang ditangani oleh penyidik kepolisian.

“Semua orang sama kedudukannya di dalam hukum dan wajib menjunjung tinggi hukum,” kata Poengky.

Oleh karena itu, Poengky mengatakan siapa pun yang dipanggil sebagai saksi termasuk Wali Kota Makassar Danny Pomanto wajib hadir memenuhi panggilan kepolisian untuk dimintai keterangannya dalam perkara yang sedang ditangani tersebut.

“Sebagai saksi dalam hukum pidana wajib hadir dalam pemeriksaan penyidik,” ujarnya.

Menurut dia, aparat kepolisian juga memiliki kewenangan untuk menggunakan upaya hukum jemput paksa apabila seseorang saksi yang tidak memenuhi panggilan selama dua kali berturut-turut. Sebab, ketiga kalinya langsung penjemputan paksa.

“Jika tidak hadir tanpa alasan yang dibenarkan oleh hukum, maka polisi bisa melakukan panggil paksa,” jelas dia. (JS)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close