Politik

Klarifikasi PPP soal Kepindahan Sejumlah Politikusnya ke PBB

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Lena Marliana membantah Wakil Ketua Umum (Waketum) PPP Kubu Romahurmuziy, Tamam Achda, pindah ke Partai Bulan Bintang (PBB).

Lena menegaskan dirinya sudah melakukan “tabayyun” secara langsung kepada pihak yang bersangkutan.

“Bahkan dia mengucapkan banyak terima kasih karena saya bantu menjelaskan. Jadi tidak benar bahwa Tamam Achda itu pindah ke PBB atau saat ini belum ada niat untuk pindah ke PBB,” jelas Lena di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Selain itu menurut Lena, hal yang biasa jika ada politikus yang melakukan manuver politik dengan pindah partai pada tahun politik. Lena menganggap, mereka ada orang-orang barisan kecewa terhadap partainya dan memutuskan untuk pindah kendaraan. Oleh karena itu, Lena menyayangkan sikap kutu loncat seperti itu.

“Meskinya kalau mereka tidak sepakat dengan apa yang menjadj keputusan yang sudah diambil secara konstitusional maka seharusnya juga ditempuh jalan konstitusional. Tidak terbiasa pindah-pindah partai seperti itu,” ungkapnya.

Lena menambahkan, bagi mereka yang hendak pindah ke partai lain, harus tahu bahwa PPP sedang berjihad setelah dilanda konflik hampir 2.5 tahun. Jadi, kata Lena, bukanlah sikap yang bijak membawa nama PPP ketika pindah partai politik lain.

Namun, pihaknya tidak melarang jika secara individu, tidak membawa-bawa PPP.

“Silahkan saja (pindah), tapi tidak bisa mengklaim membawa nama institusi PPP dan itu yang merusak. Dan saya berharap teman-teman yang membawa nama PPP itu bijaklah dalam bersikap,” pinta Lena.

Pihaknya juga tidak mengerti, siapa yang memberi mandat membawa nama PPP menemui Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra. Terkait mantan anggota Komisi III DPR RI periode 2009-2014, Ahmad Yani, yang dikabarkan pindah ke PBB, Lena mempersilakan jika niatnya ingin membesarkan partai lain.

“Tapi kalau niatnya sekadar untuk kembali menjabat agak disayangkan,” tutupnya.

Sebelumnya dilaporkan, Sejumlah politikus PPP Khittah dan politikus PAN berhijrah ke Partai Bulan Bintang (PBB), besutan Yusril Ihza Mahendra. menjelang Pemilu 2019. Politikus PPP yang bergabung ke PBB berasal dari kubu Romahurmuziy dan Djan Faridz.

Sejumlah politisi PPP Khittah yang hadir ke kantor DPP PBB, Pasar Minggu, dan bergabung ke PBB, di antaranya, Waketum PPP kubu Romahurmuziy Tamam Achda, mantan sekretaris Majelis Pakar PPP Ahmad Yani dan Anwar Sanusi. Sementara itu, politisi senior PAN yang bergabung ke PBB adalah Djoko Edi Abdurrahman.

Ahmad Yani mengatakan, kedatangannya dan politisi PPP Khittah ke PBB tidak dalam konteks sakit hati atau marah atas kepemimpinan PPP Romahurmuziy ataupun kepemimpinan Djan Faridz.

“Kita melihat PPP Khittah ini paradigmanya sama dengan PBB. PBB ini merupakan rumah besarnya umat Islam. Kami merasa cocok dengan PBB,” kata mantan anggota Komisi III DPR ini, Senin (16/4/2018).

Yusril Ihza Mahendra menyambut baik bergabungnya politisi PPP Khittah dan PAN ke PBB karena akan menambah energi baru. “PBB merupakan rumah besarnya umat Islam, jadi terbuka bagi siapa saja yang beragama Islam. Kecuali, kelompok penista agama dan PKI tidak kita terima,” katanya.

Menurut dia, banyak kader PPP yang memiliki pandangan yang sama dengan PBB, terkait persoalan Islam dan kebangsaan. “Mereka pun supportagar PBB menjadi partai yang besar,” katanya.

KOMENTAR
Tags
Show More
Close