Selebriti

Kim Kardashian Diserbu Netizen, Ternyata Ini Penyebabnya

JAKARTA, SENAYANPOST.com – Konflik antar artis, ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia. Artis berkelas internasional juga mengalaminya, seperti Taylor Swift dan Kim Kardashian.

Usai Taylor Swift buka suara, Kim Kardashian tak mau kalah. Istri Kanye West ini justru menuding lagi bahwa Taylor telah berdusta soal video percakapan asli soal lagu Famous yang bocor beberapa hari lalu.

Sebelumnya, Swift sendiri telah menyatakan tak mau berpendapat soal drama tersebut dan mengajak penggemar untuk fokus pada hal yang lebih penting yakni pandemi global virus corona.

Namun, Kim menanggapinya berbeda. Dia merasa bahwa Swift telah memercikkan api pertikaian kembali.

“@Taylorswift13 telah memilih untuk mengungkit masalah lama – yang saat ini terasa sangat mementingkan diri sendiri mengingat penderitaan yang dihadapi jutaan korban,” kata Kim Kardashian melalui Twitter, beberapa jam setelah Taylor Swift buka suara, Selasa (24/3).

“Saya sempat merasa tidak perlu berkomentar beberapa hari lalu, dan saya sebenarnya sangat malu untuk melakukannya sekarang. Tetapi karena dia terus berbicara tentang itu, saya merasa saya tidak punya pilihan selain merespons karena dia sebenarnya berdusta,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Kim menilai bahwa permasalahan bukan tentang kata ‘bitch’ di lagu Famous, melainkan ada telepon atau tidak. Dengan kukuh, Kim mengungkapkan bahwa Kanye dan Swift sebenarnya saling menelepon dan tak ada yang pernah keberatan bahwa kata ‘bitch’ digunakan tanpa izin.

“Pada saat mereka menelepon, lagu itu belum sepenuhnya ditulis. Tetapi seperti yang dapat dilihat semua orang di video, dia memanipulasi kebenaran dari percakapan mereka dalam pernyataannya ketika timnya (Swift) mengatakan dia menolak dan memperingatkan [Kanye] tentang merilis sebuah lagu dengan pesan misoginis yang begitu kuat,” lanjut Kim.

Pada Februari 2016, menurut E!, perwakilan Swift memberi sebuah pernyataan bahwa, “Kanye tidak meminta persetujuan, tetapi meminta Taylor untuk mempromosikan lagu ‘Famous’ di akun Twitter-nya,”

“Dia menolak dan memperingatkan Kanye tentang merilis lagu dengan kekuatan yang begitu kuat. Pesan misoginis. Taylor tidak pernah diberi tahu akan lirik yang sebenarnya, ‘I made that bitch famous.” lanjut pernyataan Taylor Swift, 2016.

Beberapa bulan setelahnya, ketika Kim berbagi cuplikan pembicaraan Kanye dan Swift di Snapchat, bintang pop itu menjawab, “Di mana dalam video, Kanye mengatakan kepada saya bahwa dia akan menyebut saya ‘bitch’ dalam lagunya? Itu tidak ada karena tidak pernah terjadi.”

Swift merasa Kim telah menyunting percakapannya kala itu dan menuduhnya berbohong.

Kini, Kim berdalih bahwa dia tak pernah menyunting video itu. Dia juga merasa bahwa video asli percakapan Kanye dan Swift yang tersebar mendadak di internet tak bermakna apa-apa.

Walaupun, banyak yang kini telah meyakini bahwa Swift sesungguhnya berkata benar pada 2016 lalu soal Kanye tak pernah menyebut dan meminta izin penggunaan kata ‘bitch’ dalam lagu Famous.

Kim juga membela diri kembali bahwa merilis rekaman video telepon ke publik, yang merupakan tindakan ilegal karena melanggar privasi seperti yang dituding oleh penggemar Swift, hanyalah bentuk arsip atas kebebasan Kanye dalam berkarya.

“Kanye sebagai seorang seniman memiliki hak untuk mendokumentasikan perjalanan dan proses musiknya, seperti yang baru-baru ini dia (Swift) lakukan melalui film dokumenternya,” kata Kim.

“Kanye telah mendokumentasikan pembuatan semua albumnya untuk arsip pribadinya, tapi tidak pernah merilisnya untuk konsumsi publik dan percakapan antara mereka berdua akan tetap pribadi atau dibuang ke tempat sampah seandainya dia tidak berbohong dan memaksa saya untuk membela [Kanye],” lanjutnya.

Kim pun menutup bahwa dia berjanji bahwa kali ini adalah yang terakhir kali membahas permasalahan tersebut.

“Ini akan menjadi yang terakhir kalinya aku berbicara tentang ini karena jujur, tidak ada yang peduli. Maaf membuat kalian semua bosan dengan ini. Aku tahu kalian semua sedang berurusan dengan masalah yang lebih serius dan penting,” ujar Kim.

Beberapa jam sebelumnya, Swift pun sebenarnya tidak mengungkit masalah lama. Dia hanya meminta penggemarnya untuk fokus pada hal yang lebih penting di tengah pandemi virus corona ketimbang berbicara soal perasaan Swift setelah percakapan asli dia dan Kanye terungkap dan membuktikan dirinya berbicara hal benar.

“Ketimbang menjawab pertanyaan soal perasaan saya tentang rekaman video yang bocor, yang membuktikan bahwa saya berkata benar sepanjang waktu soal telepon itu (Kalian tahu, yang direkam secara ilegal dan seseorang mengedit juga memanipulasinya untuk menjatuhkan saya dan menempatkan saya, keluarga saya, juga fan pada hal terburuk selama empat tahun), tapi ada yang lebih penting,” tulis Swift di Instagram Story.

“Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Feeding America adalah beberapa organisasi yang telah saya donasikan. Jika Anda memiliki kemampuan untuk melakukan yang sama, silakan bergabung dengan saya untuk menyumbang selama krisis ini,” lanjut Swift, mengarahkan penggemar berdonasi ke organisasi yang membutuhkan selama pandemi global virus corona.

Tak ayal, pernyataan Kim pun diserbu netizen yang merasa bahwa selebritas acara televisi itu hanya memperkeruh keadaan. Setiap unggahan Kim Kardashian kini berisi banyak kecaman kembali kepada istri Kanye West itu, yang sebagian besar dari penggemar Taylor Swift. Namun, tak sedikit pula penggemar Kim Kardashian membela idolanya.

Menanggapi pernyataan Kim, publisis Swift, Tree Paine pun kembali mengungkap fakta yang menunjukkan kebohongan istri Kanye tersebut.

Dalam kicauan itu, terlihat perbedaan pernyataan asli sang publisis dengan apa yang dituduh Kim.

“Saya publisis Taylor dan ini adalah pernyataan asli tanpa saya edit. Omong-omong, saat Anda mengeluarkan potongan video, itu adalah bentuk ‘editing.’ Ps: Siapa yang kalian buat marah hingga membocorkan video itu?” tulis Tree Paine. (Jo)

KOMENTAR
Tag
Show More
Back to top button
Close
Close