Internasional

Kim Jong-un Tolak Berikan Daftar Fasilitas Nuklir ke AS

PYONGYANG, SENAYANPOST.com – Amerika Serikat (AS) hanya bisa gigit jari. Keinginan Negeri Paman Sam itu mendapat daftar sebagian fasilitas nuklir Korea Utara ditolak tegas oleh pemimpin Korut Kim Jong-un.

Pernyataan itu disampaikan Kim saat bertemu kembali dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo di Pyongyang untuk ketiga kalinya, beberapa waktu lalu.

Diplomat AS itu mengunjungi Pyongyang pada 7 Oktober dan meminta daftar sebagian inventaris fasilitas dan cadangan nuklir Korea Utara kepada Kim.

Namun Kim menolak dan mengatakan kepada Pompeo bahwa dengan tidak adanya hubungan kepercayaan antara Washington dan Pyongyang, maka AS tidak akan pernah mempercayai daftar itu, meskipun jika mereka mendapatkannya.

Demikian dikabarkan surat kabar Yomiuri Shimbun dilansir The Chosun Ilbo, Selasa (16/10).

“Jika kepercayaan telah terbangun antara Utara dengan AS melalui sebuah deklarasi resmi yang mengakhiri Perang Korea, kita akan melihat perkembangan pesat yang akan memuaskan AS,” kata Kim menurut sumber.

Salah satu sumber diplomatik di Korea Selatan mengatakan, Korea Utara memberi penawaran kepada Pompeo dengan sebagian verifikasi setelah menyelesaikan proses denuklirisasi jika AS mengambil langkah yang sesuai secara bertahap. Namun Pompeo menolak tawaran tersebut.

Kim juga mendesak kepada AS untuk meringankan sanksi sebagai tanggapan atas langkah-langkah yang telah diambil Korea Utara, termasuk dengan mengembalikan sisa-sisa tentara Amerika yang tewas selama Perang Korea.
Namun Pompeo membalas pernyataan Kim dengan mengatakan bahwa AS tidak dapat menyatakan secara resmi berakhirnya Perang Korea jika Pyongyang menghancurkan kompleks nuklir Yongbyon tanpa Washington terlebih dahulu memeriksa fasilitas tersebut.

Syarat penghancuran fasilitas nuklir tersebut termasuk dalam perjanjian antar-Korea yang ditandatangani pada 19 September lalu.

Pompeo menambahkan, AS akan mengambil tindakan yang dapat diterima Korea Utara jika menghancurkan atau melepaskan sebagian dari rudal balistik antarbenua mereka, termasuk sistem peluncurannya.

Kim menolak membahas masalah tersebut lebih lanjut dengan Pompeo sebelum kelompok kerjanya melakukan diskusi rincian lainnya. (WW)

KOMENTAR
Tags
Show More
Close